Mantan Ketum Demokrat Meninggal

Di Bawah Gerimis, Hadi Utomo Dimakamkan di Samping Makam Orangtuanya

Seluruh prosesi pemakaman yang cukup sederhana itu, menurut Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Agus Hermanto, sesuai keinginan almarhum.

Kompas.com
Jenazah mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Hadi Utomo di makamkan di makam Pujo Utaman di Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten, Minggu (15/1/2017) malam. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, UNGARAN - Prosesi pemakaman Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Hadi Utomo selesai sekitar pukul 19.00 Wib, Minggu (15/1/2017).

Prosesi berlangsung di tengah guyuran gerimis, yang melanda daerah Ungaran dan sekitarnya.

Almarhum dimakamkan di samping makam orangtuanya, di pemakaman keluarga "Pujo Utaman" di RT 5 RW 1, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang.

Setelah selesai disalatkan, seorang modin setempat meminta kesaksian para pelayat yang hadir bahwa almarhum adalah orang baik.

"Almarhum Bapak Hadi Utomo niki sae nopo sae (baik atau baik)?" tanya sang modin.

"Sae (baik)!" jawab pelayat serentak.

Pertanyaan itu diulang-ulang oleh sang modin sebanyak tiga kali, dan dijawab tiga kali pula oleh para pelayat.

Selanjutnya, peti jenazah diusung prajurit TNI dari masjid ke pemakaman, yang berjarak sekitar 30 meter, dan lokasinya saling berhadap-hadapan.

Sebelum jenazah almarhum dimasukkan ke liang lahat, keluarga dan sanak famili melakukan ritual brobosan, yakni berjalan merunduk di bawah peti jenazah.

Hujan rintik-rintik dan isak tangis keluarga menyertai jenazah mantan ketua umum Partai Demokrat kedua itu menuju ke peristirahatan terakhirnya.

Seluruh prosesi pemakaman yang cukup sederhana itu, menurut Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Agus Hermanto, sesuai keinginan almarhum.

"Pesan terakhir beliau, tak ingin meninggal di rumah sakit. Maunya meninggal di rumah supaya dikelilingi keluarga," kata Agus Hermanto.

Adapun, permintaan almarhum yang terakhir, menurut kerabat dekat Hadi Utomo itu, adalah dimakamkan di Klepu, yang merupakan tanah kelahirannya.

Di makam keluarga Pujo Utaman itu pula, terdapat pusara orangtua almarhum.

"Beliau sempat minta dimakamkan di Klepu," imbuhnya.

Menurut Agus, almarhum Hadi Utomo merupakan sosok yang bijak.

Almarhum juga diakui memiliki peran dan pengaruh besar, terhadap eksistensi Partai Demokrat selama ini.

"Mohon dimaafkan bila ada khilaf, salah, dan kekurangan beliau semasa hidup," kata Agus Hermanto.

(Syahrul Munir)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved