Kuota Pupuk Urea Bersubsidi di Lamsel Berkurang

Kuota pupuk urea bersubsidi untuk Lampung Selatan (Lamsel) mengalami pengurangan sebanyak 3.841 ton pada 2017.

Kuota Pupuk Urea Bersubsidi di Lamsel Berkurang
net
Ilustrasi. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Kuota pupuk urea bersubsidi untuk Lampung Selatan (Lamsel) mengalami pengurangan sebanyak 3.841 ton pada 2017.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lamsel, Rini Ariasih mengatakan, alokasi pupuk urea bersubsidi pada 2016 mencapai 39.371 ton.

Sementara pada 2017, alokasi pupuk tersebut hanya 35.530 ton.

Penurunan juga terjadi alokasi pupuk SP. Pada 2016, alokasi pupuk SP mencapai 7.076 ton. Sedangkan pada 2017, alokasi pupuk SP sebesar 6.737 ton.

“Memang, urea dan SP turun,” kata Rini Ariasih, Selasa (17/1/2017).

Meski alokasi kedua pupuk itu turun, Rini menjelaskan, realokasi dari satu kecamatan ke kecamatan lain bisa dilakukan, apabila terjadi peningkatan kebutuhan di satu kecamatan.

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Lamsel, Amin Syamsudin mengatakan, penurunan alokasi pupuk subsidi membuat target, dan daya dukung yang diberikan pemerintah di sektor pertanian, menjadi tidak seimbang.

“Ini akan berat. Target yang diberikan besar tapi modal kerja untuk mencapai target dikurangi. Dinas tanaman pangan benar-benar harus kerja keras,” kata dia, Selasa.

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved