Datangi Kejari Menggala, Kuasa Hukum Febrina-Adam Ishak Tanyakan Pelimpahan Perkara Khamami

Kedatangan sembilan orang tim kuasa hukum itu hendak menanyakan kelanjutan pelimpahan perkara tindak pidana pilkada, yang diduga melibatkan Calon

Datangi Kejari Menggala, Kuasa Hukum Febrina-Adam Ishak Tanyakan Pelimpahan Perkara Khamami
TRIBUN LAMPUNG/Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MENGGALA - Tim kuasa hukum pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Mesuji, Febrina-Adam Ishak mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Menggala, Rabu (25/1/2017) siang.

Kedatangan sembilan orang tim kuasa hukum itu hendak menanyakan kelanjutan pelimpahan perkara tindak pidana pilkada, yang diduga melibatkan Calon Bupati Mesuji nomor urut dua Khamami.

Dugaan tindak pidana pilkada yang disangkakan kepada Khamami itu, terjadi di Balai Desa Panca Warna SP 5 E, Kecamatan Wayserdang, Mesuji pada Selasa (20/12/2016) malam.

Di Kejari Menggala, mereka bermaksud menemui Kasipidum Bani Ginting, yang menangani perkara itu.

Namun saat bersamaan, Bani Ginting sedang tidak berada di tempat.

"Kasipidum sedang ke Jakarta dengan Pak Kajari," kata seorang staf Kejari Menggala kepada kuasa hukum Adam Ishak.

Karena yang hendak ditemui tidak ada, mereka lalu memutuskan menunggu beberapa saat di ruang tunggu kejari, sembari meminta kepastian dari pihak kejari.

Setelah bernegosiasi dengan staf kejari, kedatangan tim kuasa hukum Febrina-Adam yang dikomandoi Abdulah Sani, dari tim 11 DPP PDIP, akhirnya diperkenankan bertemu dengan Kasipidsus Sunardi, mewakili Kajari Menggala Ashari.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kasipidsus itu, tim kuasa hukum Febrina-Adam menyampaikan maksud kedatangan mereka.

"Kami ke sini untuk mengkroscek sampai di mana proses perkara pidana pemilu Pak Khamami. Karena, perkaranya kan sudah dilimpahkan dari polda ke Kejari Menggala," terang Abdulah Sani.

"Statusnya ini bagaimana, sudah P21 atau belum," kata Abdulah Sani di hadapan Sunardi.

Mendapati pertanyaan itu, Sunardi lalu menyatakan tidak menguasai perkara tersebut lantaran bukan bidangnya.

"Nanti, saya tanyakan dulu perkembangan perkaranya dengan bagian pidum," ungkap Sunardi.

Sementara itu, di luar kantor Kejari Menggala, puluhan orang melakukan aksi unjuk rasa.

Mereka mendesak kejari segera melimpahkan perkara dugaan pidana pemilu, yang disangkakan kepada calon bupati petahana Khamami.

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved