Korban Tewas Bus Harapan Jaya Dapat Santunan dari Jasa Raharja

Korban lekalantas Bus PO Harapan Jaya mendapatkan santunan dari PT Jasa Raharja. Bantuan langsung di bayarkan kepada ahli waris masing-masing

Ist
Bus jurusan Bandar Jaya–Surabaya masuk ke Sungai Way Campang, di Dusun Talangbedeng, Desa Talang Baru, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan sekitar pukul 16.00 Wib, Selasa (31/1/2017). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Korban lekalantas Bus PO Harapan Jaya mendapatkan santunan dari PT Jasa Raharja. Bantuan langsung di bayarkan kepada ahli waris masing-masing korban pada Rabu (1/2/2017) sebelum pukul 12.00 WIB.

Humas PT Jasa Raharja cabang Lampung Himawan mengatakan pihaknya langsung membayarkan santunan kepada ahli waris masing-masing korban yang ada di Lampung Tengah.

"Masing-masing ahli waris korban meninggal dunia sudah menerima uang santunan sebesar Rp 25 juta. Ada dua korban meninggal dunia dan keduanya berasal dari Lampung Tengah," kata Himawan.

Ahli waris Sucahyo dibayarkan kepada Tetik Sumargiyanti. Sedangkan untuk ahli waris korban meninggal dunia lainnya Agus Priyanto diberikan kepada Siti Sariyati.

"Santunan diberikan melalui transfer bank BRI," imbuhnya.

Sedangkan untuk korban luka-luka yang dirawat dirunah sakit telah dijamin Jasa Raharja dengan batas maksimal perawatan sebesar Rp 10 juta. "Untuk yang luka kami jamin sampai Rp 10 juta per orang," katanya.

Untuk pembayaran tahun 2016, JR cabang Lampung telah membayarkan dengan total Rp 38.775.563.353. Rinciannya yakni santunan korban meninggal Rp 23.102.000.000. Jaminan perawatan rumah sakit sebesar Rp 14.986.813.353, santunan cacat tetap Rp 660.750.000 dan penguburan Rp 26 juta.

Jasa Raharja tahun ini juga semakin mempercepat pembayaran santunan terutama kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat kecelakaan.

Pembayaran dipercepat dengan kerja sama bank BRI.

"Jadi kami sudah bekerja sama untuk pembayaran lebih cepat. Sehingga tidak hanya waktu kerja, tapi Sabtu dan Minggu bisa dibayarkan santunannya asalkam ahli waris sudah memiliki rekening bank BRI,"imbuhnya.

Meski kepala Jasa Raharja Lampung tidak di tempat, atas persetujuannya dan dari aplikasi di HP bisa dilakukan pembayaran santunan tersebut.

"Asal kepala JR sudah oke, maka langsung bisa dibayarkan dengan cara transfer bank dari Jasa Raharja ke bank penerima santunan," pungkasnya.

Penulis: Dewi Anita
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved