Pilkada Pringsewu 2017

Dilaporkan Kasus Pemukulan, Tim Ardian-Dewi Mengaku Dapat Intimidasi Lebih Dahulu

"Tim kami diintimidasi, diminta mengaku melakukan hal yang tidak dilakukan. Tim lain yang ada di posko mendapat kabar, langsung menuju lokasi," ujar A

Basirun, seorang koordinator tim sukses pasangan calon nomor urut dua. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Koordinator Tim Pendamping DPP PDIP untuk Paslon Kepala Daerah Pringsewu nomor urut satu Ardian-Dewi Arimbi, Ade Emi menuturkan, hal yang dilakukan rekan-rekannya merupakan bentuk pembelaan.

Menurut dia, itu karena ada satu anggota tim mereka yang mendapat intimidasi.

"Tim kami diintimidasi, diminta mengaku melakukan hal yang tidak dilakukan. Tim lain yang ada di posko mendapat kabar, langsung menuju lokasi," ujar Ade Emi, Selasa (14/2/2017).

Sampai di lokasi, tambah dia, ternyata timnya yang telah diintimidasi tersebut merasa ketakutan.

"Sebenarnya, itu karena mereka melakukan intimidasi duluan. Saya hanya membela. Kalau intimidasinya berbentuk apa, saya tidak ada di lokasi," kata Ade Emi.

Menurutnya, hal yang dilakukan tersebut adalah spontanitas, dan tidak ada yang menyuruh.

Ade mengatakan, selama ini, pihaknya kerap mendapat intimidasi.

Sehingga, dia memperkirakan bahwa kejadian itu merupakan puncak, ketika ada peristiwa intimidasi tersebut.

Ade menuturkan, pihaknya akan melaporkan balik pihak yang telah mengintimidasi timnya tersebut.

Sebelumnya diberitakan, seorang koordinator tim sukses Paslon Kepala Daerah Pringsewu nomor urut dua, Basirun melapor ke Polsek Sukoharjo, Selasa.

Hal itu karena Basirun mendapat penganiayaan, dari kelompok orang yang tidak dia kenal.

Menurutnya, orang-orang itu dari kelompok pasangan nomor urut satu.

"Saya dikira marah-marahi tim dari pasangan satu," ujarnya.

Padahal, lanjut Basirun, dirinya hanya diundang panwas dan menyaksikan hasil temuan panwas, atas dugaan politik uang.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved