Headline News Hari Ini
Dua BUMN Diminta Bangun Flyover
Persoalan kemacetan akibat kereta babaranjang sampai saat ini belum ada solusi.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: taryono
BANDAR LAMPUNG, TRIBUN - Persoalan kemacetan akibat kereta babaranjang sampai saat ini belum ada solusi.
Karena itu, pihak DPD RI dan Wali Kota Bandar Lampung meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Bukit Asam (PTBA) untuk membuat flyover sebagai lintasan babaranjang.
Flyover tersebut terutama dibutuhkan di daerah Tarahan dan lokasi lain yang dibutuhkan.
"Babaranjang melintas setiap 15 menit sekali dan membuat kemacetan panjang. Karena itu, penting membuat flyover. Dana untuk membuat flyover sebagai lintasan babaranjang di Tarahan ini sekitar Rp 70 miliar," kata Wali Kota Bandar Lampung saat menjadi narasumber pada Dialog soal Babaranjang yang dimotor anggota DPD RI Andi Surya di kantor DPD RI, Jumat (17/2).
Menurut Herman, itu menjadi tawaran dari pemkot bagi kedua BUMN ini agar bisa mengatasi kemacetan di Bandar Lampung.
Selain itu, ia meminta pihak BUMN itu menutup atap babaranjang agar tidak menimbulkan polusi.
Benarkah sumbangsih PT KAI dan PT BA sangat kecil bagi pembangunan di Lampung?
Apa solusi yang ditawarkan DPD RI Andi Surya untuk mengatasi kemacetan karena babaranjang? Baca berita selengkapnya di Koran Tribun Lampung edisi Sabtu 18 Februari 2017
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/flyover-gajah-mada-antasari_20161219_090650.jpg)