Pilkada Tulangbawang 2017

Indikasikan Pelanggaran Massif, Tim Handoyo Minta PSU di Tuba

Tim pemenangan pasangan petahana Kabupaten Tulang Bawang Hanan A Razak – Heri Wardoyo (Handoyo) meminta kepada Bawaslu Lampung untuk melakukan pemungu

Laporan Reporter Tribun Lampung Beni Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tim pemenangan pasangan petahana Kabupaten Tulang Bawang Hanan A Razak – Heri Wardoyo (Handoyo) meminta kepada Bawaslu Lampung untuk melakukan pemungutan suara ulang (PSU). Pasalnya, mereka mengindikasikan sejumlah pelanggaran terjadi di Pilakda Tuba.

Ketua tim pemenangan Handoyo Kirnali M Yus mengatakan permohonan PSU kepada KPU dan Bawaslu berdasarkan surat No:01/HANDOYO/II/2017 tanggal 21 Februari 2017.

“KPU Harus melaksanakan tugasnya dengan benar karena suara rakyat menentukan calon pemimpin yang baik, dan kami berharap surat pengaduan kami dapat dipelajari dengan baik dan pihak KPU Tulang bawang segera mengambil tindakan yang tegas, kalau perlu kita lakukan pencoblosan ulang sebelum pleno 22-24 Februari,” kata Kirnali dalam rilisnya.

KPU kata dia, harus mengembalikan hak-hak warga yang tidak mendapatkan kesempatan untuk melakukan pencoblosan pada 15 Februari 2017 lalu.

“Kami berharap Pilkada ini murni dan bersikap adil, karena satu suara bisa menentukan masa depan Kabupaten Tulang Bawang lebih baik lagi. Kami meminta aparat kepolisian untuk membantu mengawal proses pilkada ini sampai keputusan KPU diumumkan. Jangan sampai ada intimidasi dari pihak-pihak yang tidak ingin pencoblosan ulang dilakukan, dan kami pun akan meminta KPU menggunakan UU perlindungan saksi dan korban guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Segala bentuk bukti kecurangan yang terjadi sudah kami persiapkan,” pungkasnya. (ben)

Penulis: Beni Yulianto
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved