BREAKING NEWS: Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp 1,4 Miliar, Pria Ini Mengaku Tak Pernah Terima Duit

Usai mendengarkan tuntutan jaksa penuntut umum, para kuasa hukum terdakwa kasus gratifikasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar, Kalianda

TRIBUN LAMPUNG/Wakos Gautama

Laporan Reporter Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Usai mendengarkan tuntutan jaksa penuntut umum, para kuasa hukum terdakwa kasus gratifikasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar, Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel), akan mengajukan pembelaan.

Kuasa hukum Armen, Joni, dan Robinson berencana membacakan pembelaan pada sidang selanjutnya, yang digelar pekan depan.

Robinson mengaku tidak terima dengan tuntutan jaksa penuntut umum, yang menuntutnya membayar uang pengganti Rp 1,4 miliar.

“Saya merasa tidak pernah terima uang dalam perkara ini. Jadi, saya tidak terima dituntut membayar uang sebesar itu. Biar nanti kuasa hukum yang akan menuangkan keberatan saya dalam pembelaan,” jelas Robinson.

Sebelumnya diberitakan, jaksa penuntut umum menuntut tiga terdakwa kasus gratifikasi proyek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar, Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel), berupa pidana penjara selama satu tahun dan delapan bulan.

Tiga terdakwa adalah mantan Direktur RSUD Bob Bazar Armen Patria, mantan ketua panitia lelang Joni Gunawan, dan perantara Robinson.

Ketiga terdakwa menjalani sidang bergantian karena berkas perkaranya dipisah.

Sidang pertama berlangsung untuk Armen dan Joni.

Setelah itu, sidang untuk Robinson.

“Menuntut para terdakwa dengan pidana penjara selama satu tahun dan delapan bulan,” ujar jaksa penuntut umum Rendra Pratama, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (23/2/2017).

Jaksa menilai, ketiga terdakwa terbukti melakukan tindak pidana dalam pasal 5 ayat 2 jo pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, yang telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Penulis: wakos reza gautama
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved