Aksi kejar-kejaran Polisi dan Pengedar Sabu Berakhir di Klinik

Upaya pelarian Arifin (37), tersangka pengedar narkoba, berakhir di sebuah klinik. Aparat Polres Way Kanan meringkus warga Kampung Sangkaran Bakti,

Aksi kejar-kejaran Polisi dan Pengedar Sabu Berakhir di Klinik
Arifin saat berada di Klinik Al-Husna Medica, Kampung Umpu Kencana, Blambangan Umpu. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BLAMBANGAN UMPU - Upaya pelarian Arifin (37), tersangka pengedar narkoba, berakhir di sebuah klinik. Aparat Polres Way Kanan meringkus warga Kampung Sangkaran Bakti, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan, ini pada Rabu (1/3) malam. Ketika itu, Arifin sedang mengobati luka tembaknya.

Tak mudah bagi aparat Satuan Narkoba membekuk Arifin. Dalam catatan kepolisian, tersangka pengedar narkoba jenis sabu tersebut sudah menjadi target operasi. Ia terindikasi kerap mengedarkan sabu di tempat hiburan organ tunggal.

Kapolres Way Kanan Ajun Komisaris Besar Yudy Chandra Erlianto mengungkapkan, penangkapan Arifin berawal dari informasi warga pada Rabu sekitar pukul 21.00 WIB. Informasi itu menyebutkan adanya terduga pengedar sabu di organ tunggal di Dusun Talang Karet, Kampung Lembasung, Blambangan Umpu.

"Anggota Satnarkoba bersama Team Khusus Antibandit 308 menyelidiki dan memantau gerak-gerik tersangka. Sepertinya dia tahu ada anggota yang memantaunya. Dia lalu pergi ke arah Martapura (Sumatera Selatan) naik mobil merek Toyota Agya warna merah BE 2990 WIB," papar Yudy melalui ponsel, Kamis (2/3).

Setibanya di simpang Bambu Kuning, Blambangan Umpu, polisi menghadang Arifin. Namun, tersangka malah tancap gas hingga menabrak dua polisi. Akibatnya, kedua polisi itu mengalami luka memar di kaki. "Dari dalam mobil, tersangka mengacungkan senjata api," imbuh Yudy.

Polisi lainnya kemudian melepaskan tembakan peringatan. Arifin tetap melaju. Tak ingin target kabur, polisi melepaskan tembakan ke arah mobil Arifin. "Tersangka tetap tancap gas. Di tengah perjalanan, dia sempat membuang sebuah tas ke tepi jalan," ujar Yudy.

Polisi sempat kehilangan jejak Arifin. Namun, tak lama kemudian, aparat Satnarkoba memperoleh informasi bahwa tersangka berada di Klinik Al-Husna Medica, Kampung Umpu Kencana, Blambangan Umpu.

Polisi pun meluncur ke klinik tersebut dan mendapati mobil Arifin terparkir. "Di dalam, tersangka rupanya minta tolong kepada petugas klinik untuk mengobati luka tembaknya. Tembakan anggota ternyata mengenai tersangka. Anggota akhirnya mengamankan dia," jelas Yudy. (ang)

Tags
Way Kanan
Penulis: anung bayuardi
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved