Liga Europa

Ini Persoalan yang Akan Dihadapi Manchester United Saat Bertemu FC Rostov

Misalnya, cara mereka bermain, taktik yang akan diterapkan, hingga orang yang akan menjadi pemain fundamental.

Ini Persoalan yang Akan Dihadapi Manchester United Saat Bertemu FC Rostov
Daily Mail
Penyerang FC Rostov, Sardar Azmoun membobol gawang Bayern Muenchen. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Manajer FC Rostov, Ivan Daniliants meyakini bahwa kondisi lapangan akan menjadi masalah bagi Manchester United, ketika timnya menghadapi wakil asal Inggris itu pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa di Stadion Olimp-2, Jumat (10/3/2017) dini hari.

Kondisi lapangan FC Rostov memang menjadi masalah serius saat ini.

UEFA bahkan sudah mengonfirmasi bahwa tim tuan rumah akan berlatih di lapangan dekat stadion ketimbang di Olimp-2, demi menghindari adanya kerusakan pada permukaan lapangan.

"Lapangannya tetap sama bagi semua pemain. Tapi, masalahnya masih ada. Pada final Piala Liga (ketika United mengalahkan Southampton di Wembley), United bermain di lapangan yang ideal. Lapangannya seperti karpet. Ketika mereka tiba di sini, mereka akan terkejut," ujar Daniliants seperti dilansir Sky Sports.

Bagi United, bukan baru kali ini mereka menghadapi masalah terkait kondisi lapangan.

Laga melawan Manchester City di stadion Bird Nest pada pramusim Juli lalu, juga sempat dibatalkan karena kondisi lapangan.

Pada Desember, Manajer United Jose Mourinho juga mengeluhkan kondisi lapangan yang membeku, ketika menghadapi Zorya Luhansk pada babak penyisihan grup Liga Europa.

Meski kondisi lapangan akan menjadi kendala, Mourinho tetap menegaskan bahwa setan merah akan fokus di Liga Europa, jika mampu mengalahkan Rostov dan menembus perempat final.

Bila mampu keluar sebagai juara Liga Europa, United bisa mendapat kesempatan mengikuti kualifikasi Liga Champions, meski tak masuk dalam peringkat empat besar di Liga Primer Inggris.

"Liga Eropa sangat sulit. Tapi, itu target bagi kami. Jika kami mengalahkan Rostov, kami mampu menembus perempat final. Kemudian, kami harus sangat serius menjalani Liga Europa," kata Mourinho seperti dilansir Guardian.

"Babak 16 besar masih jauh, tapi ketika sebuah tim menembus delapan besar, maka mereka mengikuti undian perempat final. Pada perempat final, kamu mencium aroma final," sambungnya.

Mourinho mengatakan, dirinya mengetahui banyak hal tentang Rostov.

Misalnya, cara mereka bermain, taktik yang akan diterapkan, hingga orang yang akan menjadi pemain fundamental.

"Mungkin saya tidak memainkan pemain itu melawan Bornemouth atau Chelsea, karena saya harus menghadapi Rostov dua hari kemudian. Saya harus memikirkan pertandingan yang berbeda pada saat bersamaan," jelasnya.

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved