Orangtua Bekerja dan Tidak Sabar Saat Asuh Anak, Coba Kelola Perasaan
Saya punya dua anak berusia empat tahun dan tiga tahun. Suami saya bukan tipe orangtua yang sabar.
Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: Ridwan Hardiansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Yth Psikolog. Saya istri yang bekerja. Saya punya dua anak berusia empat tahun dan tiga tahun. Suami saya bukan tipe orangtua yang sabar.
Sehingga jika anak-anak melakukan kesalahan, mereka akan dipukul, cubit, sentil, dan dimarahi.
Kami tahu itu salah. Namun kalau tidak seperti itu, anak jadi senang membantah dan marah jika dilarang.
Jadi, bagaimana kami harus bersikap untuk mengoreksi kesalahan kami?
Terima kasih atas penjelasannya.
Pengirim: +6285779854xxx
Coba Kelola Perasaan Anda
Anda tahu bahwa cara mendidik anak dengan cara mencubit, sentil, dan marah adalah tidak tepat.
Karena itu, Anda harus berhenti untuk mencubit, memukul, dan sebagainya terhadap anak Anda.
Anda bisa mencoba untuk mengelola perasaan Anda dengan baik, dan milikilah waktu yang cukup.
Sehingga, hubungan Anda dan anak Anda ada dalam situasi yang menyenangkan.
Hal-hal yang bisa Anda ajarkan pada anak Anda antara lain:
1. Ajarkan kemandirian dan tanggung jawab secara dini, misalnya merapikan mainannya. Mungkin, hasilnya agak berantakan karena masih usia anak. Namun, pujilah. Sehingga, anak termotivasi untuk bertanggung jawab.
2. Ajarkan dan tumbuhkan rasa ingin tahu anak. Sebagai orangtua, Anda harus membimbing dan menjelaskan rasa ingin tahu anak, dan itu sangat membutuhkan kesabaran.
3. Tumbuhkan kemampuan anak berpendapat secara baik. Respons dan pujilah apabila anak bicara tentang sesuatu hal.
4. Tumbuhkan rasa sosial dan empati pada anak. Katakan pada anak bahwa orangtuanya bekerja, sehingga tidak setiap waktu bisa bersama dengan mereka. Namun bukan berarti Anda sebagai orangtua, apabila lelah, akhirnya menjadi marah. Perlu diingat, Anda yang menginginkan anak. Sehingga, anda memiliki tanggung jawab untuk mengasuhnya.
5. Jadilah contoh yang baik buat anak Anda. Apabila Anda bersikap kasar kepada anak Anda, saya rasa anak Anda akan dengan mudah untuk menirunya. Berhentilah untuk marah kepada anak. Sehingga, anak Anda menjadi generasi yang bisa diandalkan.
Retno Riani
Psikolog
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ilustrasi-anak_20160810_230222.jpg)