Ini Efeknya Minum Teh Panas Setelah Kenyang Makan

Mengonsumsi teh panas setelah makan dapat menganggu penyerapan zat besi dan mineral dalam tubuh

net
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Punya jadwal sehari-hari yang teratur memang sulit untuk dilaksanakan. Kita kerap kali makan atau melakukan kegiatan lainnya yang tidak teratur. Padahal, hidup yang tidak teratur ternyata merugikan kesehatan, salah satunya ketika melakukan berbagai kegiatan setelah makan kenyang. Berikut daftar kegiatan yang sebaiknya tidak langsung dilakukan setelah makan kenyang. Ada bahaya yang mengintai lo!

1. Minum teh panas

Teh bagi sebagian orang Indonesia menjadi hal yang erat kaitannya dengan waktu makan. Banyak orang yang mengonsumsi teh panas sesaat setelah makan. Namun, sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam The British Journal of Nutrition mengungkapkan mengonsumsi teh panas setelah makan dapat menganggu penyerapan zat besi dan mineral dalam tubuh. Maka, anak-anak, wanita hamil ataupun orang yang kekurangan zat besi dapat menghindari minum teh dalam kurun waktu satu jam setelah makan. Zat besi sangat baik untuk sistem kekebalan tubuh serta memperbaiki kerusakan sel dalam tubuh.

2. Tidur

Banyak orang yang mengatakan kalau tidur sesaat setelah makan akan membuat berat badan jadi naik. Ternyata tak hanya hal itu saja. Ada bahaya lain yang mengancam salah satunya meningkatkan risiko mengalami stroke. Sebuah studi yang dilakukan oleh Cristina Maria, MSc, seorang ahli gizi di University Loannina, Yunani mengungkapkan tidur setelah satu jam makan mengurangi risiko stroke hingga 30%. Selain itu, tidur setelah makan juga menyebabkan mulas dan berisiko menaikkan asam lambung. Berikan jeda dua hingga tiga jam setelah makan jika ingin tidur.

3. Olahraga

Sebelum olahraga apakah kita harus makan agar olahraganya bisa lebih kuat? Ternyata hal ini justru membahayakan pencernaan. Miriam E. Nelson, Ph.D., seorang ahli gizi di Amerika mengungkapkan setelah makan aliran darah diarahkan ke perut untuk memperlancar proses pencernaan. “Jika olahraga setelah makan, aliran darah jadi diarahkan ke otot sehingga proses pencernaan justru terganggu,” ujarnya. Beberapa kegiatan olahraga seperti berenang atau panjat tebing lebih meningkatkan risiko masalah pencernaan. Menurut Miriam, waktu yang tepat untuk berolahraga agar tetap berenergi sekitar dua jam setelah makan

4. Merokok

Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Public Health pada tahun 2000 mengungkapkan hampir semua sistem tubuh terlibat dalam proses pencernaan. Pada saat sistem ini bekerja, nikotin yang masuk akan diserap lebih banyak sehingga meningkatkan efek rokok yang berbahaya bagi tubuh. Tembakau juga dapat menghambat penyerapan kalsium, vitamin C dan D. Idealnya, kita memang tak perlu merokok sama sekali. Namun, jika tetap merokok usahakan untuk menunggu 20-30 menit setelah makan.

Editor: Reny Fitriani
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved