Pria Ini Basuh Tangan dan Kaki di Musala lalu Peristiwa Mengejutkan Terjadi

Dia berhenti di musala untuk cuci kaki dan tangan. Jarak musala ini sekitar 600 meter dari perusahaan itu,

Editor: taryono
ist
tewas 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PASURUAN - Pengerjaan pemecahan batu dengan cara diledakkan yang biasa dilakukan salah satu perusahaan di Desa Sumber Suko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruanmemakan korban, Kamis (23/3/2017) sore.

Adalah Ja'i (50) warga Wonosunyo, Kecamatan Gempol, korban yang menghembuskan napas terakhirnya setelah terkena serpihan akibat peledakan batu yang dilakukan perusahaan tersebut.

Informasinya, koban yang merupakan seorang petani ini tertimpa pecahan batu yang berukuran kepala orang dewasa.

Korban langsung tersungkur di lokasi kejadian. Korban sempat dibawa ke puskesmas setempat. Naas, nyawanya tak tertolong.

Salah satu saksi mata, Mustain, mengatakan, korban ini pulang dari sawah.

"Dia berhenti di musala untuk cuci kaki dan tangan. Jarak musala ini sekitar 600 meter dari perusahaan itu," katanya kepada SURYA.co.id, Jumat (24/3/2017) siang.

Tak lama, lanjut Mustain, ada suara keras yang menimpa atap tempat wudhu musala.

Korban yang saat itu sedang cuci tangan dan kakinya langsung tertimpa pecahan batu tersebut.

"Pak Ja'i langsung terjatuh. Kemungkinan besar dia terkena batu di bagian kepalanya," terangnya.

Menurutnya, korban sempat dibawa ke puskesmas untuk menjalani perawatan.

Ia menyebut, korban mengeluarkan darah cukup banyak di bagian kepalanya.

"Tak lama di Puskesmas, korban dinyatakan meninggal dunia," pungkas Mustain.

Sumber: Surya
Tags
tewas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved