Masuk Musim Panen, Harga Gabah di Lamsel Terus Merosot
Sebelumnya harga gabah kering giling (GKP) petani masih pada kisaran Rp 4.800 per kilogramnya. Saat ini GKG turun menjadi Rp 4.600 per kilogram
Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMSEL - Memasuki musim panen, harga gabah di beberapa wilayah kecamatan di kabupaten Lampung Selatan mengalami penurunan. Jika sebelumnya harga gabah kering giling (GKP) petani masih pada kisaran Rp 4.800 per kilogramnya. Saat ini GKG turun menjadi Rp 4.600 per kilogram
Sedangkan untuk gabah kering panen (GKP) saat ini Rp. 3.600 perkilogramnya. Padahal sebelumnya GKP Rp 3.800 per kikogram.
“Meski penurunannya belum signifikan. Tetapi trendnya memang menurun,” ujar Misnan, salah seorang pemilik penggilingan padi di kecamatan Ketapang, jumat (7/4).
Penurunan harga ini dikarenakan sebagian daerah kecamatan saat ini sudah mulai masuk musim panen. Ini mendorong adanya koreksi harga pada gabah petani. Kemungkinan harga akan terus terkoreksi.
Pasalnya memasuki bulan April ini, jumlah daerah yang sudah akan memasuki musim panen akan semakin banyak. Ini akan kian mendorong harga gabah ditingkat petani turun.(ded)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/gabah-kering_20150902_145712.jpg)