Headline News Hari Ini

Kapal Perang Rusia Merapat ke Suriah

aksi serangan rudal Amerika Serikat ke pangkalan udara Suriah semakin memanaskan hubungan Rusia-AS. Rusia bahkan telah mengerahkan kapal perang

Editor: soni
AFP
Keadaan pascaserangan udara di Aleppo, Suriah, Sabtu (24/9/2016). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,  DAMASKUS - Aksi serangan rudal Amerika Serikat ke pangkalan udara Suriah semakin memanaskan hubungan Rusia-AS. Rusia bahkan telah mengerahkan kapal perang tercanggihnya ke perairan Mediterania usai serangan rudal AS tersebut.

Kapal perang Black Sea milik Rusia dikerahkan ke perairan Mediterania timur pada Jumat (7/4) malam waktu setempat, untuk berhadapan langsung dengan dua kapal perang jenis penghancur milik

Angkatan Laut AS, USS Porter dan USS Ross yang juga berada di perairan Mediterania timur.
Kedua kapal perang AS itulah yang melancarkan serangan rudal Tomahawk ke pangkalan udara Suriah pada Jumat (7/4) subuh waktu setempat. Serangan itu sebagai balasan atas penggunaan senjata pemusnah massal oleh pemerintah Suriah kepada kaum pemberontak.

Serangan gas beracun di kota Khan Shaykhun, provinsi Idlib, Suriah pada Selasa (4/4) menewaskan setidaknya 86 orang, termasuk puluhan anak-anak. Merespons serangan kimia tersebut, Presiden AS Donald Trump memerintahkan serangan rudal ke pangkalan udara Shayrat.

Otoritas Rusia menyebutkan, kapal perang bernama Admiral Grigorovich itu telah meninggalkan basisnya di Sevastopol, Crimea, dan berlayar menuju pangkalan Angkatan Laut Rusia di kota Tartus, Suriah di wilayah perairan Mediterania. Kapal berbobot 4 ribu ton itu memiliki persenjataan rudal dan mematikan.

Tags
Suriah
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved