Begini Kebiasaan Orang Indonesia Sebelum Beli Mobil Baru
Google mengambil sampel sedikitnya dari 508 orang secara acak, baik dari umur, gender, dan pekerjaan.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Google Indonesia bersama lembaga survei Taylor Nelson Sofrens (TNS), melakukan survei tentang perilaku masyarakat Indonesia, dalam membeli mobil baru.
Dari hasil riset yang dilakukan pada 2016, data yang didapat, pembeli di Indonesia, rata-rata sekitar 73%, membeli mobil baru menggunakan perangkat seluler.
Google mengambil sampel sedikitnya dari 508 orang secara acak, baik dari umur, gender, dan pekerjaan.
Mereka menggunakan ponsel di semua tahapan dalam membeli mobil baru, terutama ketika mencari informasi mobil.
Dan, sekitar 67% itu dimulai dari penelusuran Google.
"Penelitian ini menunjukkan bahwa perangkat seluler dan internet begitu lekat. Saat ini, konsumen mendapatkan informasi dengan mudah dan sederhana, termasuk ketika ingin membeli mobil," ujar Industry Head Google Indonesia, Amalia Fahmi di Jakarta (11/4/2017).
Di sisi lain, kondisi itu menjadi tantangan buat produsen, agen pemegang merek (APM), dan dealer.
"Untuk selalu memberikan kemudahan untuk konsumen, kami selalu mengikuti kebutuhan konsumen, dengan memberikan data yang lengkap sampai versi mobile dan video, agar komunikasi dengan konsumen lebih mudah," ujar Head of Media Relation Toyota Astra Motor, Dimas Ibarahin Aska.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/mobil_20170411_185503.jpg)