Pilkada DKI Jakarta

Survei SMRC, Elektabilitas Ahok-Djarot 46,9 Persen, Anies-Sandi 47,9 Persen

Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis survei putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017, Rabu (12/4/2017).

Kompas.com
Kandidat calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat serta pasangan kandidat nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat debat kandidat program acara Rosi dan Kandidat Pemimpin yang di selenggarakan Kompas TV Jakarta di Djakarta Theater Ballroom, Jakarta, Kamis (15/12/2016). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis survei putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017, Rabu (12/4/2017).

Peneliti Senior SMRC, Deni Irfani mengatakan, survei menunjukkan, elektabilitas Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok-Djarot Saiful Hidayat sebesar 46,9 persen.

Kemudian, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebesar 47,9 persen.

Hasil tersebut didapat dari pertanyaan siapa yang akan dipilih, bila pemilihan gubernur dan wakil gubernur dilakukan hari ini.

Adapun, responden tidak tahu dan tidak menjawab sebesar 5,2 persen.

Menurut Deni, selisih satu persen antara Ahok-Djarot dan Anies-Sandi, tidak signifikan.

"Tidak bisa secara meyakinkan siapa yang unggul saat survei. Faktanya, Ahok-Djarot bisa unggul dan Anies-Sandi bisa unggul juga," kata Deni, di Jalan Cisadane, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu.

BACA JUGA: Begini Penjelasan Brigadir Medi Terkait Keterlibatan Istri Anggota DPRD yang Dimutilasi

Kondisi itu, kata Deni, lantaran ada dua kondisi ekstrem yang bisa terjadi.

Di mana, ada kemungkinan satu calon mengambil margin of error sebesar 4,7 persen.

Misalnya, kata Deni, Ahok-Djarot yang berada di bawah, bisa bertambah 4,7 persen.

Kemudian, pasangan Anies-Sandi secara ekstrem bisa mengambil margin of error tersebut.

Survei digelar sejak 31 Maret 2017 sampai 5 April 2017.

Metode penelitian menggunakan stratified sistematic random sampling, dengan margin of error 4,7 persen.

BACA JUGA: Foto Setya Novanto Menelepon Viral di Twitter, Netizen Komentari Layar Ponselnya

Dari 800 orang, hanya 446 responden yang bisa diwawancara.

(Kahfi Dirga Cahya)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved