Kepala Kampung Agung Jaya Tertangkap Tangan Lakukan Pungli Pengurusan Balik Nama Surat Tanah

Sugiarto terkena OTT pungli terkait kepengurusan balik nama surat tanah milik masyarakat Agung Jaya, yang terkena gusuran jalan tol di wilayah Way

Kepala Kampung Agung Jaya Tertangkap Tangan Lakukan Pungli Pengurusan Balik Nama Surat Tanah
Tribunnews
Ilustrasi. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Tulangbawang (Tuba) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Sugiarto, Kepala Kampung Agung Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Tulangbawang Barat (Tubaba).

Sugiarto terkena OTT pungli terkait kepengurusan balik nama surat tanah milik masyarakat Agung Jaya, yang terkena gusuran jalan tol di wilayah Way Kenanga, Tubaba.

Kasatreskrim Polres Tulangbawang Ajun Komisaris Efendi mengatakan, OTT dilakukan di kediaman Sugiarto, tak lama usai Sugiarto menerima uang pungli senilai Rp 1,9 juta, sekitar pukul 15.00 Wib, Jumat (14/4/2017).

Penangkapan itu, menurut Efendi, menindaklanjuti laporan masyarakat, yang merasa keberatan dengan adanya pungli yang diberlakukan Sugiarto, untuk mengurus bea balik nama surat tanah.

"Kami mendapat info bahwa kakam Agung Jaya, Kecamatan Way Kenanga melakukan pungli, dengan mengutip uang dari masyarakat yang hendak mengurus balik nama surat tanah yang terkena jalan tol," terang Efendi, Minggu.

"Kami gerak ke rumahnya, kami sergap. Dan ternyata, yang bersangkutan baru saja menerima sebagian uang pungli itu," papar Efendi.

Saat penyergapan, barang bukti yang ditemukan berupa uang sejumlah Rp 1,9 juta.

Kemudian, satu lembar kuitansi warna merah, yang bertuliskan tanda terima uang sejumlah Rp 1.250. 000 dari MA kepada MU, yang ditandatangani di Agung Jaya, 14 April 2017.

BACA JUGA: Remaja 15 Tahun Cabuli Bocah Laki-laki 8 Tahun di Way Kanan

"Barang bukti yang kami sita juga ada empat lembar kuitansi tak terpakai atau rusak, 21 lembar sisa kuitansi kosong," papar Efendi.

Polisi masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap keterlibatan pihak lain.

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved