Swadaya Rp 7 M, P3UW Rampungkan Revitalisasi Saluran Inlet Pertambakan Dipasena

Ratusan petambak Dipasena Kecamatan Rawajitu Timur, Tulangbawang menghadiri syukuran di Kampung Bumi Dipasena Abadi

Swadaya Rp 7 M, P3UW Rampungkan Revitalisasi Saluran Inlet Pertambakan Dipasena
Revitalisasi saluran air inlet di pertambakan Dipasena 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, RAWAJITU - Ratusan petambak Dipasena Kecamatan Rawajitu Timur, Tulangbawang menghadiri syukuran di Kampung Bumi Dipasena Abadi, atas selesainya revitalisasi saluran air inlet di pertambakan Dipasena secara mandiri.

Acara yang diselenggarakan secara sederhana itu dilaksanakan di atas ponton P3UW 05, dihadiri oleh pimpinan P3UW, pemerintahan kampung dan puluhan msyarakat di RT 24 Bumi Dipasena Abadi,

Setelah bekerja keras siang malam sejak Oktober 2015, petambak Dipasena akhirnya menyelesaikan revitalisasi kanal inlet pertambakan Bumi Dipasena, Rawajitu Timur, Tulangbawang.

Menurut Ketua P3UW Lampung Nafian Faiz, revitalisasi kanal inlet menggunakan dana swadaya msyarakat sekitar Rp 7 miliar.

"Total pengerukan kanal lebih dari 300 kilometer dari Kampung Sentosa sampai Kampung Bumi Dipasena Abadi, dan pembendungan kanal inlet di blok 14 dan 15 Kampung Bumi Dipasena Abadi, Semua dikerjakan secara swadaya dari dan oleh petambak," kata Nafian Faiz, usai menyerahkan Dokumen revitaslisasi ke Panitia Revitalisasi di Bumi Dipesana Abadi, Minggu (30/4/2017).

Awalnya, kata Nafian Faiz, revitalisasi adalah kewajiban mutlak pihak perusahaan yang membeli murah aset Dipasena dari negara.

Namun setelah ribuan hektare tambak terbengkalai, Perhimpunan Petambak Pengusaha Udang Wilayah (P3UW) Lampung perlahan membenahi tambak secara mandiri.

Pada kesempatan itu Sekretaris P3UW Lampung, Anul Mukhlis Tanjung, mengatakan acara hari ini adalah simbolis dan ucapan syukur.

"Kami petambak bersama P3UW mampu menyelesaikan pengerukan kanal secara swadaya. Ada empat eksavator berkerja tanpa henti, lebih dari dua tahun kami selesaikan ini," kata Anul Mukhlis.

Tahap selanjutnya, kata Anul, P3UW akan mengerjakan pekerjaan yang lebih besar lagi yakni pembenahan pintu air, break water dan Revitalisasi greend belt

"Kami patut bersyukur karena ini adalah swadaya murni, alat berat punya kami, operator, helper, mekanik, dan lainya murni kekuatan petambak. Ini bukti petambak mampu dan bermartabat," katanya. (endra)

Tags
Dipasena
Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved