Turis Asing Berwisata ke Balai Kota Lihat Karangan Bunga, Begini Komentar Mereka

Tak hanya warga, wisatawan juga tertarik untuk berkunjung, dan melihat sendiri fenomena tersebut.

Turis Asing Berwisata ke Balai Kota Lihat Karangan Bunga, Begini Komentar Mereka
Tribunnews
Sebuah karangan bunga bertuliskan ungkapan hati dalam bahasa Jerman dikirimkan oleh pendukung Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, ke Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (28/4/2017). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Banyaknya karangan bunga yang ditujukan untuk Ahok dan Djarot, menuai perhatian besar.

Tak hanya warga, wisatawan juga tertarik untuk berkunjung, dan melihat sendiri fenomena tersebut.

Oliver misalnya, wisatawan mancanegara (wisman) asal Perancis yang ditemui KompasTravel, saat tengah mencermati karangan bunga di Balai Kota.

"Kebetulan saya sedang di Jakarta, dan melihat berita bahwa ada fenomena karangan bunga yang jumlahnya sampai ribuan, ini keren! Jadi, saya memutuskan berkunjung juga ke sini," ungkap Oliver kepada KompasTravel, Sabtu (29/04/2017).

Oliver mengatakan, itu adalah kali pertama ia menemukan warga yang begitu mencintai gubernurnya.

"Baru pertama kali, saya melihat warga yang begitu mencintai gubernur sampai segininya, sungguh kreatif," ujarnya.

Orang asing lainnya yang tengah mencermati karangan bunga di Balai Kota DKI Jakarta adalah Gabriel.

"Saya datang ke balai kota bersama istri saya, untuk melihat fenomena ini. Begitu mengharukan melihat karangan-karangan bunga ini, sebagai bukti rasa cinta warga Jakarta," tutur Gabriel yang sudah tiga tahun tinggal di Jakarta.

Selain dapat berwisata untuk melihat berbagai karangan bunga, warga yang datang juga bisa masuk ke dalam balai kota.

Balai Kota DKI Jakarta memang dibuka untuk umum pada akhir pekan.

Warga bisa melihat ruangan di dalam, antara lain ruang tamu, ruang rapat pimpinan, Balairung, dan Balai Agung.

Bagi yang menyukai wisata kuliner, tesedia juga warung-warung yang terdapat di sebelah kiri gedung balai kota.

Mulai dari Rp 5.000, Anda bisa jajan berbagai kuliner, antara lain kue Betawi, cendol durian, pempek, tekwan, aneka roti, mi ayam bangka, sosis bakar, dan sebagainya.

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved