Aji Aditya Gandeng Chicco Jerikho dan Elie Aiboy
sukses membawa film Agus dan Agus terbang ke Vietnam dalam ajang Hanoi International Film Festival (HANIFF) 2016 Oktober lalu tidak membuat Aji Aditya
Penulis: heru prasetyo | Editor: soni
Laporan Reporter Tribun Lampung Heru Prasetyo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sukses membawa film Agus dan Agus terbang ke Vietnam dalam ajang Hanoi International Film Festival (HANIFF) 2016 Oktober lalu tidak membuat Aji Aditya puas diri. Kini sutradara asal Lampung tersebut kembali menyiapkan satu karya terbaiknya. Tidak tanggung-tanggung aktor ganteng Chicco Jerikho dan legenda timnas Elie Eboy turut digandeng dalam proyek terbaru ini.Film pendek anyar ini rencananya akan diberi judul A Letter For Mammy. Sebuah karya yang diklaim Aji sebagai proyek yang sepenuhnya penuh dengan takdir Tuhan. Mengingat hal ini berkaitan dengan pemain yang diajak kolaborasi serta dana yang dibutuhkan dalam memroduksi karya.
Pria yang aktif sebagai jurnalis Kantor Berita Antara ini mengungkapkan, film pendek ini muncul tidak lepas dari masuknya Agus dan Agus dalam ajang HANIFF 2016. Saat berada di Hanoi, Vietnam, Aji bertemu dengan Chicco Jericho yang kebetulan juga dalam satu acara.
Komunikasi terbangun di antara keduanya. Silaturahmi antar pegiat film hingga berbagi informasi rencana ke depan terkait kesibukan mereka di dunia film. “A Letter For Mammy ini mulanya dari perbincangan santai di Haniff di Hanoi. Sharing saja gimana rencana ke depan,” urai dia berbagi kepada Tribun.
Berawal dari situ, komunikasi intensif kembali dilakukan. Aji pun nekat mengajukan naskah karya yang hendak ia garap kepada Chicco. Di luar dugaan, mantan kekasih Laudya Cintya Bella tersebut kagum dan tertarik dengan kisah serta pesan moral yang disampaikan Aji pada film pendek yang akan ia buat.
“Setelah baca script, diluar dugaan Chicco tertarik. Dia mau ambil bagian, jadi actor dan sekaligus produsernya. Kejutan dan banggalah, saya ini siapa sih sampai Chicco mau gabung,” aku Aji bahagia.
Sementara untuk kepastian bergabungnya punggawa tim nasional sepakbola Indonesia Elie Eboy dalam proyek ini baru dipastikan belum lama ini. Sosok sang legenda hidup akan ambil bagian bukan kapasitasnya sebagai pengolah si kulit bundar. Justru Elie akan muncul dengan guyonan segar.
Satu lagi. Nama besar desainer kenamaan Lampung Aan Ibrahim kembali dipercaya Aji untuk ambil bagian di filmnya kali ini. Menariknya, sosok berwibawa Aan dibocorkan Aji akan bertindak sebagai Gubernur Provinsi Lampung.
Pria penggemar Metallica ini sekilas mengungkapkan A Letter For Mammy nantinya akan berkisah tentang semangat hidup. Perjuangan seorang ayah dan anak dalam menghadapi segala tantangan kehidupan. Hal ini yang diyakini Aji membuat Chicco dan Elie Eboy tertarik dengan karya film pendek ini.
Tidak berbeda jauh dengan garapan Agus dan Agus, pemilik rumah produksi Ziva Film ini menegaskan film kerjasama ini tetap menggunakan konsep low budget. Bahkan ia mengatakan garapannya kali ini merupakan triangle system yang sesungguhnya karena memaksimalkan fungsi masing-masing orang yang terlibat. Sutradara merangkap penulis script dengan dua producer yang juga merangkap pemain. Kehadiran Ivan Bonang, Iin Muthmainah, dan Reza pun diakui Aji kian menambah sosok bertalenta dalam menggarap karya ini.
“Dana terbatas. Jadi sedapat mungkin memaksimalkan tim yang ada. Chicoo selain main juga jadi produser, saya juga nulis naskah dan double job,” terang Aji. “Kita juga ngecrek ke teman-teman, fundraising lah kerennya. Jadi siapa punya apa dan berapa silakan menyumbang, kita wellcome kok,” terang Aji yang tetap menggandeng komunitas Dongeng Dakocan dan Ciprut Kraft sebagai tim inti.
Lebih jauh ia mengatakan proses produksi akan dilakukan sepanjang Mei. Sejumlah titik di destinasi pariwisata unggulan Kabupaten Pesawaran yaitu Pulau pahawang akan menjadi lokasi pengambilan gambar. Hingga pada 23 Juni nanti, Aji akan merilis dan melakukan pemutaran perdana di Lampung.
“Sudah cek lokasi, dan set akan kita ambil di Pahawang. Jadi bukan bicara tentang hidup saja, tapi tetap dong menjual keindahan Lampung. Kan kita nanti juga akan putar perdana di Jakarta bareng Chicco pastinya,” lanjutnya.
Terkait capaian film sebelumnya, Aji tidak memiliki targetan tinggi akan A Letter For Mammy. Secra rendah hati ia hanya mencoba berkontribusi menghidupi geliat perfilman Lampung. Pun jika ke depan film ini terbang dan diputar di seluruh Indonesia lewat festival-festival Aji menilai itu adalah jalan Tuhan.
“Sama seperti Agus dan Agus, biarkan film ini yang menentukan jalannya. Kami hanya focus berbuat yang maksimal untuk hasilkan karya istimewa,” tegas dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/aji-aditya-dan-chicco-jerikho_20170506_211049.jpg)