Ramadan 2017

Anak-anak Peserta Sanlat Disuguhi Buku Bacaan Koleksi Lintas Pustaka Lampung

Para penggiat literasi menggelar pesantren kilat bagi anak-anak. Kegiatan dipusatkan di rumah adat Lamban Balak Keratuan Darah Putih atau rumah pening

Anak-anak Peserta Sanlat Disuguhi Buku Bacaan Koleksi Lintas Pustaka Lampung

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Para penggiat literasi menggelar pesantren kilat bagi anak-anak. Kegiatan dipusatkan di rumah adat Lamban Balak Keratuan Darah Putih atau rumah peninggalan Pahlawan Nasional Radin Inten II di Kecamatan Penengahan Lampung Selatan, Rabu (21./6).

Dalam kegiatan pesantren kilat, anak-anak disuguhi buku bacaan koleksi dari Lintas Pustaka Lampung. Anak-anak juga diajarkan bahasa Arab dan membaca Alquran juga ada santuan bagi anak yatim piatu dan kaum duafa.

“Pesantren kilat ini kita laksanakan dengan muatan materi yang padat dan berisi. Anak-anak kita ajarkan tidak hanya tentang arti. Tapi juga makna bagaimana menjaga prilaku,” ungkap Founder Rumah Baca Akar, Nury Sibly.

Menurut dirinya, anak-anak harus diajarkan dan dikenalkan tentang Indonesia dan kebhinekaan. Karena anak-anak ini akan menjadi pewaris bangsa ini kedepannya.

Khaja Muda, seorang penggiat literasi Lampung mengatakan salah satu materi yang disampaikan dalam kegiatan pesantren kilat yakni anak-anak diajarkan tentang sejarah masuknya Islam ke Bumi Ruwa Jurai. Pengetahun ini penting, karena tidak banyak yang memahami tentang sejarah masuknya Islam di bumi Lampung.

“Pesantren kilat ini didasari atas kerisauan banyak dari kita hanya bisa membaca. Tapi kurang memahami makna dari apa yang dibaca. Melalui kegiatan ini kita ingin mengajarkan anak-anak tidak hanya membaca tapi juga memahami makna,” terangnya..

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved