Sekjen Kemenhub dan Anggota Komite II DPD Tinjau Terminal Rajabasa
Sekretaris Jenderal Kementrian Perhubungan dan anggota Komite II DPD RI meninjau langsung lokasi Terminal Rajabasa.
Laporan Wartawan Tribun Lampung Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Demi membangun terminal Lampung yang lebih nyaman dan aman, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan dan anggota Komite II DPD RI meninjau langsung lokasi Terminal Rajabasa.
Selain itu keduanya berdiskusi langsung untuk memperoleh langkah tepat dalam renovasi terminal secara fisik maupun nonfisik.
Menurut anggota komite II DPD Anang Prihantoro dengan pengelolaan infrastruktur yang bagus dan juga membangun manusianya, para pengunjung Terminal Rajabasa akan merasa nyaman. Sehingga tidak perlu lagi pengguna jalan menuju ke terminal bayangan.
"Maka orang akan beralih, dari biasanya ke terminal bayangan akan ke terminal pusat ini, selama ini terminal bayangan itu membuat macet jalanan, maka jalan yang bisa diambil adalah membangun kembali Terminal Rajabasa, baik secara fisik, termasuk manajeman terminal, sehingga orang nyaman karena keramahan penyelenggara Terminal Rajabasa," ungkap Anang saat di pos mudik Dishub Provinsi Lampung, Sabtu (1/7).
Anang pun mengatakan, sudah seharusnya terminal Lampung bisa menjadi salah satu icon Lampung menyusul Bandara Raden Intan II. Sehingga mampu menjadi terminal yang rekratif, nyaman aman bisa berfoto ria.
"Itu harapan kedepannya, jadi sebaiknya, pengelolaan ini harus terpadu, bukan sekadar masterplan dan juga status, terminal a harus siapa c siapa, tapi terpadu dan harus terwujud, namun sudah tentu dengan bertahap," jelas Anang.
Anang pun menuturkan, dengan adanya pembangunan Terminal Rajabasa ini, maka siapa tahu ada nama usulan baru dari terminal, yang selama ini meminjam nama dari daerah lingkungan.
"Tapi bukan sekadar nama saja, tapi juga perubahan secara menyeluruh, merubah mainset pengunjung agar terminal tidak seram seperti 20 tahun lalu, dan yang tentu supaya pengguna terminal ini aman dan nyaman", tandasnya.
Selanjutnya Sekretaris Jenderal Perhubungan Sugihardjo berharap Terminal Rajabasa bisa menyusul seperti pembangunan stasiun kereta api yang mana menyediakan moda transportasi yang memberi kenyamanan.
"Biarpun harga selisih berbeda tetepi orang akan memilih yang nyaman, seperti halnya tadi di sini, bus tanpa ac sudah sepi pengguna, mereka banyak memilih yang ber ac, dan saya tanya, mereka lebih memilih yang ber ac karena lebih nyaman dan selisihnya tidak jauh beda", tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Qudrotul Ikhwan, mengatakan permasalahan pembangunan terminal tidak sekadar berstatus A atau C.
"Tapi kita bagaimana menciptakan layanan prima di masyarakat, kalau ada pengelompokan nanti ada kesenjangan, ini sebenarnya ranahnya pusat itu a, kalau c wewenang kota, tapi kita tetap ikut mendorong, dan waktu dekat akan ada pembangunan terminal ini," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/sekjen-kemenhub-dan-anggota-komite-ii-dpd-tinjau-terminal-rajabasa_20170701_143607.jpg)