Sakit Hipertensi, Kepala Diskes Lamtim yang Jadi Tersangka Pungli Dibantar ke RS Bhayangkara

Direktur Kriminal Khusus Polda Lampung Komisaris Besar Rudi Setiawan membenarkan bahwa Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Lampung Timur (Lamtim) Evi

Sakit Hipertensi, Kepala Diskes Lamtim yang Jadi Tersangka Pungli Dibantar ke RS Bhayangkara
net
Ilustrasi.

Laporan Reporter Tribun Lampung Romi Rinando

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Direktur Kriminal Khusus Polda Lampung Komisaris Besar Rudi Setiawan membenarkan bahwa Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Lampung Timur (Lamtim) Evi Darwati, yang menjadi tersangka kasus pungutan liar (pungli) telah dibantar ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung

Sebelumnya, Evi diamankan dalam operasi tangkap tangan anggota Direktorat Kriminal Khusus Polda Lampung.

Menurut Rudi, tersangka dibantar karena sakit hipertensi.

“Betul, sementara kami bantar ke Rumah Sakit Bhayangkara. Karena, tersangka sakit, hipertensi,” ujar Rudi Setiawan, Selasa (4/7/2017).

Kabid Humas Polda Lampung Komisaris Besar Sulistyaningsih menambahkan, penyidik Ditreskrimsus Polda Lampung sudah memeriksa 12 orang kepala puskesmas; 12 orang bendahara puskesmas; suami tersangka Reny Andriyani Putri alias Rere, Hevi Susanto; dan suami tersangka Evi Darwati, Arli Rasyid.

Tersangka Rere dan Evi dikenakan Pasal 12 huruf e UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun, dan denda minimal Rp 200 juta.

Sebelumnya diberitakan, operasi tangkap tangan terhadap tersangka Reny Andriyani Putri alias Rere dilakukan di rumahnya, di Desa Adirejo, Kecamatan Pekalongan, Lampung Timur (Lamtim).

Rere merupakan staf pada Seksi Pelayanan Jaminan Kesehatan Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Pembiayaan Kesehatan Diskes Lamtim.

Tersangka ditangkap saat menerima uang setoran hasil pemotongan anggaran jasa pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dari empat bendahara puskesmas, sebanyak Rp 48 juta.

Halaman
12
Penulis: Romi Rinando
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved