Berita Video Tribun Lampung

(VIDEO) Mantan Kabiro Perekonomian Lampung Dituntut Penjara 4 Tahun Kasus Setoran Proyek

Jaksa penuntut umum Rudiyanto menilai, Farizal terbukti melakukan tindak pidana menerima suap, dalam kasus setoran proyek.

Laporan Reporter Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Mantan Kepala Biro Perekonomian Setprov Lampung, Farizal Badri Zaini dituntut penjara empat tahun.

Jaksa penuntut umum Rudiyanto menilai, Farizal terbukti melakukan tindak pidana menerima suap, dalam kasus setoran proyek.

Pasal yang terbukti, menurut Rudiyanto, adalah pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

“Menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama empat tahun, dikurangi selama terdakwa berada dalam masa penahanan sementara,” ujar Rudiyanto, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (6/7/2017).

Tidak hanya pidana penjara, Rudiyanto juga menuntut Farizal berupa pidana denda sebesar Rp 250 juta subsider 12 bulan kurungan.

Hal yang memberatkan, menurut Rudiyanto, terdakwa memberikan keterangan berbelit-belit selama persidangan.

Di dalam tuntutannya, jaksa menyebutkan bahwa Farizal terbukti menerima uang sebesar Rp 14,137 miliar, dari para rekanan melalui Djoko Prihartanto.

Pemberian itu sebagai setoran 20 persen, agar para rekanan mendapatkan proyek di Dinas Cipta Karya dan Dinas Bina Marga.

Ada 12 rekanan yang memberikan uang ke Farizal melalui Djoko.

BACA JUGA: Dituntut Penjara 4 Tahun, Mantan Kabiro Perekonomian Lampung: Jaksa Ngawur

Mereka adalah Yose Rizal (Anggota DPRD Lampung) sebesar Rp 5 miliar, Sangsang Rp 1,5 miliar, Eka Wahyuni Rp 1 miliar, Indra Ismail (mantan Anggota DPRD Lampung) Rp 4,5 miliar.

Selanjutnya, Lela Bahar Rp 1,8 miliar, Enda Rp 767 juta, Indra Palembang Rp 550 juta, Agus Nardi Rp 700 juta, Agung Rp 600 juta (namun yang disetorkan Djoko ke Farizal Rp 300 juta), Darmawan Rp 700 juta, Zulkarnain Rp 300 juta, dan Fahrul Rozy Rp 1,2 miliar (yang disetorkan Djoko ke Farizal sebesar Rp 900 juta).

Penulis: wakos reza gautama
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved