Sexy Dancer Berusia 17 Tahun Asal Surabaya Divonis Penjara dan Wajib Pakai Hijab

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa, yaitu tujuh bulan dan pelatihan kerja selama lima bulan.

Sexy Dancer Berusia 17 Tahun Asal Surabaya Divonis Penjara dan Wajib Pakai Hijab
Alamy
Ilustrasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GRESIK – PLIH (17), penari seksi (sexy dancer) di Gelora Joko Samudro (GJS), Gresik divonis penjara tiga bulan, dengan masa percobaan enam bulan.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gresik memastikan, remaja asal Surabaya itu bersalah.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa, yaitu tujuh bulan dan pelatihan kerja selama lima bulan.

Dalam vonis, PLIH juga harus menjalani syarat umum, yaitu tidak boleh mengulangi perbuatannya, dan tindak pidana lainnya.

Sedangkan syarat khusus, ia harus memakai busana yang menutup aurat berupa hijab.

PLIH dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana.

“Berupa turut serta mempertontonkan diri dalam pertunjukan atau di muka umum, yang menggambarkan ketelanjangan, eksploitasi seksual, dan persenggamaan,” kata hakim tunggal Bayu Soho Rahardjo, Kamis (6/7/2017).

Sebelumnya diberitakan, acara ulang tahun satu merek sepeda motor, yang digelar bersamaan dengan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2016, sempat menghebohkan masyarakat Gresik.

Pasalnya, dalam acara itu, para penari seksi diduga sengaja mempertontonkan tarian striptis, dengan memakai busana ketat dan seksi.

Setelah video aksi itu menyebar di media sosial, sejumlah elemen masyarakat seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan GP Anshor Kabupaten Gresik turun tangan. 

Mereka mengecam keras aksi itu, dan menuntut polisi untuk mengusut tuntasnya. 

Meskipun pihak penyelenggara sudah meminta maaf, kasus itu berlanjut hingga ke pengadilan.

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved