Rekan Pembuat Bom Panci Agus Wiguna Diduga Penjual Boneka secara Online

"Sering mengirim paket online boneka untuk dijual ke pelanggan. Sekitar tujuh tahun tinggal di sini," kata wanita pemilik indekos tersebut, kepada

TRIBUN JABAR/DANIEL ANDREAND DAMANIK
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus mendatangi lokasi penggerebekan terduga teroris rekan Agus Wiguna di Babakan Ciparay, Kota Bandung, Rabu (12/7/2017). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDUNG - Tim gabungan Gegana, Inafis, dan Polsek Babakan Ciparay menggeledah kamar indekos Ade Arif Sarifudin, Kamis (13/7/2017).

Kabid Humas Polda Jabar Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan, Ade terlibat membantu Agus Wiguna merancang dan membuat bom panci, yang meledak di kamar indekos Agus di Buahbatu, Kota Bandung.

Pemilik indekos yang enggan namanya diberitakan mengatakan, Ade sering mambawa boneka.

Ia menduga, Ade menjual boneka secara online (daring).

"Sering mengirim paket online boneka untuk dijual ke pelanggan. Sekitar tujuh tahun tinggal di sini," kata wanita pemilik indekos tersebut, kepada Tribun Jabar di Caringin, Kelurahan Margahayu Utara, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.

Pemilik indekos mengatakan, Ade adalah penghuni lama.

Polisi menangkap Ade karena satu jaringan dengan Agus, yang tergabung dalam kelompok Foreign Terorism Fighter (FTF).

Polisi lebih dulu menangkap Kodar (26) di rumah orangtuanya, di Kampung Pasirpeuti RT 03/RW 01, Desa Cibanteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (11/7/2017) pukul 11.20 Wib.

"Mereka fokus menyerang salah satu etnis yang ada di Indonesia," ujar Yusri Yunus.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved