Breaking News:

Rebutan Proyek Dana Desa, Sekretaris Bacok Bawahannya

Awalnya, korban mendatangi pelaku untuk menyerang. Namun pelaku justru balik menyerang korban menggunakan mandau.

Editor: Heribertus Sulis
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, NUNUKAN – Berebut proyek Anggaran Dana Desa(ADD), seorang aparat desa di kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara dibacok menggunakan mandau atau senjata parang khas Suku Dayak.

Pembacokan dilakukan Sekretaris Desa Sedalit, Kecamatan Lumbis, Ogong Nangkilau (37). Ia tega menganiaya Sikul (52) yang merupakan bawahannya karena rebutan proyek fisik Balai Pertemuan Umum (BPU) yang dianggarkan dari ADD.

"Korban ditimpas (dibacok) dengan mandau di beberapa bagian tubuhnya," ujar Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardi melalui Kasubag Humas Iptu M Karyadi, Selasa (1/8/2017).

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka pada bagian pipi sebelah kanan dan pangkal paha sebelah kanan. Korban lalu dibawa ke Puskesmas Samunti. Namun karena lukanya cukup parah, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Kabupaten Malinau.

Saat ini, sambung Karyadi, pelaku diamankan di Polsek Lumbis untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Penyidikan sementara, penganiayaan dilatarbelakangi rebutan proyek pembangunan Gedung BPU Anggarandana desa yang dikerjakan pelaku.

Awalnya, korban mendatangi pelaku untuk menyerang. Namun pelaku justru balik menyerang korban dengan menggunakan mandau.

"Korban yang mendatangi pelaku dengan maksud menyerang pelaku di rumahnya. Tetapi pelaku justru mengejar korban menggunakan mandau," tutupnya. 

Tags
Nunukan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved