Kawanan Gajah Tak Mau Tinggalkan 2 Kampung, Begini Kondisi Warganya

Pokoknya ya takut, khawatir, tidak nyaman seperti dulu. Takutnya kalau sedang ada di kebun tahu-tahu datang gajah

Kawanan Gajah Tak Mau Tinggalkan 2 Kampung, Begini Kondisi Warganya
BKSDA
GAJAH - Gajah liar memasuki Pekon Sri Katon, Kecamatan Semaka, Tanggamus, Lampung beberapa hari lalu.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID BANDAR LAMPUNG - Warga Pekon Sri Katon dan Karang Agung, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung sudah 18 hari terakhir diliputi rasa cemas dan waswas.

Pemicunya, kawanan gajah liar yang diperkirakan berjumlah 12 ekor masih sering masuk ke perkampungan.

Rombongan gajah ini rutin datang saat malam hari dan baru beranjak pergi menjelang pagi.

Namun kepergian kawanan gajah hanya berpindah dari satu titik ke titik lainnya yang masih di kawasan dua pekon.

"Pokoknya ya takut, khawatir, tidak nyaman seperti dulu. Takutnya kalau sedang ada di kebun tahu-tahu datang gajah," ujar Rahma, warga Sri Katon.

Rahma mengaku hanya bisa pasrah apabila harus terpergok kawanan gajah.

Kemampuan berlari sebagai perempuan yang berumur, kalah jauh dibanding larinya gajah.

Terlebih dengan bentuk fisik yang besar, gajah bisa menabrak apapun tanpa terasa terhalang.

"Kalau terpaksa ketemu cuma bisa ngomong, saya tidak mau ganggu, saya cari makan sendiri, kamu juga cari makan sendiri," ujar Rahma yang mengaku sudah beberapa kali melihat gajah dari kejauhan.

Saat ini warga hanya bisa mengecek seberapa parah kerusakan tanaman budidaya mereka. Kawanan gajah telah merusak tanaman pepaya yang merupakan budidaya mayoritas warga.

Halaman
123
Penulis: Tri Yulianto
Editor: Safruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved