Polda Segera Keluarkan SP3 Kasus Dugaan Penipuan yang Jerat Abdul Haris

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung berencana menghentikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan

Laporan Reporter Tribun Lampung Muhammad Heriza

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung berencana menghentikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menjerat anggota DPRD Lampung Abdul Haris

Pernyataan tersebut disampaikan langsung Direktur Reserse Kriminal Umum Komisaris Besar Heri Sumarji Kamis, (07/09) .

“Polisi akan menghentikan perkaranya. Artinya tidak dilimpahkan lagi berkasnya ke Jaksa,” ujar Heri kepada Tribun melalui sambungan telepon

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Polda Lampung tetap terus melanjutkan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menjerat anggota DPRD Lampung Abdul Haris. Meski berakhir damai, namun penyidik sudah melimpahkan berkasnya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

Ditanya soal mengapa dihentikan, Heri menjelaskan, tersangka maupun korban dalam hal ini antara terlapor dengan pelapor sudah melakukan perdamaian, dan korban pun sudah mencabut laporannya.

“Selanjutnya kasusnya diselesaikan secara kekeluargaan. Polisi akan menghentikan proses hukum,” bilangnya  

Penerbitan SP3, menurut Heri, akan dikeluarkan seusai digelar perkara. “Nanti akan digelar dulu perkaranya, baru kemudian diterbitkan SP3 nya,” ungkapnya

Pada Selasa 29 Agustus lalu, Heri mengatakan, pihaknya  sudah mengirimkan berkasnya ke Kejati Lampung dan penyidik sedang menunggu kepastian keputusan.

Menurut dia, hasil keputusan itu menentukan untuk dilanjutkan atau tidaknya perkara itu ke ranah hukum. Dalam kasus ini, yang memiliki kewenangan memutuskannya adalah Jaksa.

“Meski antara pelapor dengan terlapor telah terjadi kesepakatan perdamaian. Namun polisi tidak bisa memutuskannya secara sepihak dan harus berkoordinasi dengan Jaksa,”  ungkapnya

Sementara berdasar hasil penelitian Jaksa, penyidik disarankan untuk melengkapi kembali berkas tersebut.  Kelengkapan berkas, masih terkait soal poin-poin formil dan materiil, yang harus dilakukan perbaikan oleh penyidik

Tags
Polda
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved