Indonesia Vs Laos - Meski Tangguh, Ganjalan Ini Bakal Hadang Tim Garuda Lolos ke Final AFC Cup 2018
Tiga kemenangan beruntun di penyisihan Grup G membuat anak asuh Fachri Husaini akan sangat sulit dibendung untuk lolos ke final
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANGKOK - Timnas Indonesia U-16 menorehkan prestasi yang luar biasa pada kualifikasi Piala Asia atau AFC Cup Chamiponship U-16.
Tiga kemenangan beruntun di penyisihan Grup G, membuat anak asuh Fachri Husaini ini mengemas poin penuh dan sangat sulit dibendung untuk lolos ke putaran final.
Baca: Baru Menikah, Anak Sunan Kalijaga Sudah Curhat Menangis: Ya Allah Persatukan Kami Kembali
Putaran final Piala Asia U-16 ini akan berlangsung pada 22-30 September 2018 di Kualalumpur, Malaysia.
Sesuai regulasi dari Asian Football Confederation (AFC), dari 40 negara yang ikut serta pada babak kualifikasi, akan dipilih 16 tim untuk lolos ke putaran final nanti.
Ke-40 negara itu terbagi dalam 10 grup dari Grup A sampai Grup J.
Satu tim sudah dipastikan jatah untuk tuan rumah Malaysia, meskipun negara itu tetap mengikuti kualifikasi di Grup J.
10 tim yang lolos berasal dari juara masing-masing grup.
Sisanya, dipilih lima tim runner up terbaik dari hasil yang diperoleh pada kualifikasi.
Timnas Indonesia U-16 tergabung dalam Grup G bersama Thailand, Laos, Timor Leste dan Kepulauan Mariana Utara.
Baca: Suami Sudah Lama Ikat Saluran Sperma, Eh Istri Malah Hamil, Penyebabnya Sungguh Tak Disangka
Hingga saat ini, Indonesia sudah mengkoleksi 9 poin dari tiga kemenangan atas Mariana Utara (18-0), Timor Leste (3-1) dan Thailand (1-0).
Sehingga, tinggal menyisakan satu pertandingan lagi melawan Laos pada Jumat (22/9/2017) sore, pukul 16.00 WIB,
Indonesia akan menjadi tim pertama yang lolos ke putaran final jika menang atau menahan imbang Laos pada pertandingan tersebut, mendapat tiket sebagai juara Grup J.
Jika hasil seri, torehan poin 10, akan sangat sulit bagi pesaing untuk bisa menandinginya.
Mungkinkah Indonesia gagal ke putaran final?
Bisa saja. Ada dua hal yang bisa mengganjal Indonesia untuk maju, meskipun itu sangat sulit.
Indonesia gagal mendapat tiket sebagai juara grup hanya karena satu hal: jika Laos memenangkan dua laga terakhir lawan Indonesia dan Thailand.
Poin Indonesia dan Laos akan sama-sama 9.
Meskipun Indonesia dan Thailand hanya kalah 0-1 melawan Laos, maka Laos akan menjadi juara grup.
Soalnya, aturan AFC lebih mengutamakan kemenangan head to head dibanding produktivitas gol.
Kekalahan Indonesia terhadap Laos akan membuat Indonesia kalah secara head to head.
Ini berbeda dengan gelaran Piala AFF atau SEA Games tempo hari yang lebih mementingkan selisih gol.
Bagaimana dengan tim Selain Laos?
Thailand dan Timor Leste dipastikan tidak mungkin mendapatkan tiket juara grup karena kedua tim tersebut sudah dikalahkan Indonesia dalam head to head.
Kedua tim saat ini hanya berharap 1 tiket runner up dari lima tim pilihan.
Sementara Mariana Utara dipastikan tersingkir dengan tiga kekalahan beruntun.
Lalu, apa pentingnya mencetak banyak gol?
Produktivitas gol akan bermanfaat sebagai tabungan ketika diadu dengan runner up seluruh grup.
Hasil yang dicapai hingga Rabu (19/9/2017) malam ini, Indonesia masih menjadi tim yang paling produktif dengan 22 memasukkan dan baru kemasukan 1 gol.
Saingan terdekat Indonesia adalah Korea Utara dengan memasukkan 19 gol tanpa kemasukan dalam dua pertandingan.
Kendati demikian, masih terlalu awal untuk memprediksi produktivitas seluruh tim yang bertanding karena masih banyak tim yang belum menggelar pertandingan.
Karena itu, tentunya kita berharap anak-anak asuh Fakhri Husaini tetap bisa bermain konsisten dan memetik kemenangan, atau minimal seri menghadapi Laos nanti.
Selamat berjuang Garuda Muda!
KLASEMEN GRUP G:
INDONESIA 3 3 0 0 22-1 +21 9
TIMOR-LESTE * 2 1 0 1 6-5 +1 3
THAILAND * 2 1 0 1 10-1 +9 3
LAOS * 2 1 0 1 12-5 +7 3
MARIANA Utara 3 0 0 3 0-38 - 38 0
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/timnas-indonesia-u-16_20170921_161527.jpg)