Praja IPDN Meninggal Dunia
BREAKING NEWS: Tanggapan Pemprov Lampung Terkait Meninggalnya Dhea
“Ah yang benar? Informasi dari mana kamu?” tanya Hamartoni kepada Tribunlampung.co.id, Minggu (1/10/2017).
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: wakos reza gautama
Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG – Kabar meninggalnya Dhea Amandha Praja IPDN tingkat I angkatan 28, cukup mengejutkan banyak orang.
Tidak terkecuali pihak Pemerintah Provinsi Lampung.
Asisten Bidang Administrasi Umum Hamartoni Ahadis yang coba dikonfirmasi oleh Tribun perihal mekanisme rekrutmen praja IPDN, sempat tidak mempercayai jika ada praja IPDN asal Lampung yang meninggal dunia.
“Ah yang benar? Informasi dari mana kamu?” tanya Hamartoni kepada Tribunlampung.co.id, Minggu (1/10/2017).
“Saya belum tahu itu (kabar meninggalnya Dhea). Rumahnya di mana?” sambung Hamartoni.
Namun sayang, mantan Kadis Pekerjaan Umum Lampung Utara tersebut tidak mengetahui seperti apa proses dan mekanisme rekrutmen praja IPDN dari Lampung.
Termasuk juga berapa orang jumlah praja yang dikirimkan dari Lampung ke IPDN setiap tahunnya.
“Kalau itu teknis. Coba langsung ke BKD (Badan Kepagawaian Daerah) Lampung. Sama Pak Rendi (Kabid Pengembangan Pegawai BKD Lampung Rendi Reswandi) atau Syofuan Rusli (Plt Kepala BKD Lampung),” pinta Hamartoni.
Tribunlampung.co.id mencoba menghubungi nomor ponsel kedua pejabat BKD Lampung tersebut. Sayangnya, nomor ponsel keduanya sedang dalam keadaan tidak aktif.
Tribunlampung.co.id juga mencoba menghubungi Sekretaris Provinsi Lampung Sutono untuk konfirmasi. Namun lagi-lagi, nomor ponsel Sutono juga dalam keadaan tidak aktif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/dhea-amandha_20171001_144530.jpg)