Serobot Lahan Jalan Tol Trans Sumatera, Nasib Anggota DPRD dan 4 Lainnya Jadi Seperti Ini

Penahanan dilakukan karena dikhawatirkan para tersangka akan melarikan diri serta menghilangkan barang bukti

(Dokumentasi Hutama Karya)
Tol Trans-Sumatera di Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID BANDAR LAMPUNG- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menerima pelimpahan berkas tahap dua serta lima tersangka dari Polda Lampung, terkait kasus dugaan penyerobotan lahan untuk pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Desa Jati Mulyo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.

Dari lima tersangka satu di antaranya merupakan oknum anggota DPRD Lamsel berinisial SG (65). Kemudian JM (60) mantan Kepala Dusun Jati Sari, DJ (72) mantan Sekdes Jatimulyo, SJ (65) pensiunan PNS, dan SM (65) warga Desa Jati Mulyo.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Lampung Rahmat Saptondo membenarkan adanya pelimpahan lima tersangka tersebut.

"Iya benar, kami telah menerima pelimpahan berkas tahap dua serta lima tersangka dari Polda Lampung," kata Rahmat, Kamis (5/10/2017).

Baca: Tampil Mempesona, Mantan Istri Andika Kangen Band Ini Disebut Mirip Raisa

Rahmat mengatakan, pelimpahan tersebut, merupakan hasil koordinasi penyidik Polda Lampung dengan jaksa setelah berkas kelima tersangka dinyatakan lengkap alias P-21.

"Kelima tersangka, mulai hari ini (Kamis) langsung dilakukan penahanan," ujarnya.

Menurut Rahmat, penahanan dilakukan karena dikhawatirkan para tersangka akan melarikan diri serta menghilangkan barang bukti.

Sementara pada tingkat penyidikan di Polda Lampung, kelima tersangka tidak pernah ditahan.

"Kami khawatir para tersangka menghilangkan barang bukti, sehingga jaksa melakukan penahanan terhadap mereka," katanya.

Halaman
12
Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved