Kisah Penyandang Disabilitas Tempuh Waktu 8 Jam untuk Ikut Ujian Paket B

Dari 24 peserta ujian paket B yang digelar di SMPN 22 Bandar Lampung, terdapat satu peserta penyandang disabilitas

Kisah Penyandang Disabilitas Tempuh Waktu 8 Jam untuk Ikut Ujian Paket B
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Warto 

Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bandar Lampung menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK) kesetaraan paket B (jenjang SMP).

Dari 24 peserta ujian paket B yang digelar di SMPN 22 Bandar Lampung, terdapat satu peserta penyandang disabilitas.

Warto Susilo, warga Kampung Gedung Harapan Penawaraji, Tulangbawang merupakan peserta yang berbeda dari lainnya.

Kedua kakinya lumpuh sejak umur 1,5 tahun. Penyebabnya dirinya sakit panas lalu disuntik oleh dokter dan seketika pascadiobati tak kunjung sembuh.

Akhirnya pertumbuhan kakinya sampai sekarang kecil dan tidak normal.

Meski keterbatasan fisik tak menyurutkan langkahnya untuk mengikuti ujian paket B.

Kepada Tribun Lampung, Selasa (10/10/2017), Warto menceritakan dirinya menempuh waktu delapan jam untuk sampai ke tempat ujian di Bandar Lampung.

Banyak sekali rintangan yang dilalui hingga sampai ke Bandar Lampung.

Seperti diteriaki orang di jalanan karena motornya yang lambat.

Kencangnya arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tak membuatnya gentar biarpun mempertaruhkan nyawanya karena banyak mobil fuso yang melintas.

"Takut memang saya jalan ke Bandar Lampung ini, tapi karena mengejar pendidikan untuk bisa ikut paket B. Ini semua saya lakukan karena saya masih bisa belajar sama seperti orang normal lainnya," kata pria yang berprofesi sebagai pengrajin batik tulis ini.

Warto juga tak mau menyusahkan orang lain, terutama istri dan keluarga besarnya. Warto pun memilih untuk menimba ilmu dan melakukan ujian paket B ini, sehingga tidak dianggap remeh orang lain.

Warto tiba di Bandar Lampung, Minggu (8/10/2017). Ia menginap di rumah Wustiyo, pegawai Dinas Sosial (Dinsos) Lampung, di Kemiling.

Penulis: Bayu Saputra
Editor: wakos reza gautama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved