Putin Tertawa Dengar Tentang Indonesia dari Menteri Pertanian Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin tertawa terbahak-bahak saat mendengar masyarakat Indonesia banyak yang mengonsumsi daging babi.

Putin Tertawa Dengar Tentang Indonesia dari Menteri Pertanian Rusia
(Bidik Layar Youtube)
Presiden Rusia Vladimir Putin menutupi wajahnya dengan kedua tangannya sambil menahan tawanya di sidang kabinet Rusia. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MOSKWA - Presiden Rusia Vladimir Putin rupanya dapat dibuat tertawa terbahak-bahak juga.

Seperti dilaporkan Al-Arabiya, Senin (16/10/2017), orang nomor satu paling berpengaruh di dunia versi Majalah Forbes itu tidak dapat menahan tawanya akibat ucapan Menteri Pertanian-nya, Alexander Tkachov.

Adapun sosok yang baru saja merayakan ulang tahun ke-65 itu pecah tawanya setelah mendengar Tkachov menyampaikan rencana untuk meningkatkan ekspor daging babi Rusia.

Tkachov di sidang kabinet menyebut Rusia dapat meniru Jerman yang telah mengekspor daging babinya ke negara-negara seperti Jepang, China, dan Indonesia.

Mendengar nama Indonesia disebut, Putin awalnya tersenyum. Dia berkata kepada Tkachov,  Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduknya Muslim, pantang mengonsumsi daging babi.

Menteri berusia 56 itu rupanya tidak langsung setuju dengan bosnya itu. Dia bersikukuh, rakyat Indonesia mengonsumsi daging babi.

Putin sembari tertawa pun membalasnya dengan mengatakan 'tidak', mayoritas rakyat Indonesia tidak mengonsumsi daging babi.

Akhirnya, tawa Putin pun pecah semakin menjadi-jadi, terbahak-bahak luar biasa, sehingga dia harus menutupi wajahnya dengan kedua tangannya untuk menahan ketawa.

Tkachov akhirnya mengklarifikasi sebutan ekspor ke "Indonesia" itu, bahwa yang dimaksudnya adalah Korea Selatan (Korsel) dan bukanlah Indonesia. (*)

Berita ini sudah dimuat di Kompas.com dengan judul : Mentan Minta Ekspor Daging Babi ke Indonesia, Putin Tertawa

Editor: teguh_prasetyo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved