Limbah Kaleng Jadi Semen Antar Dua Mahasiswa Unila Juara Karya Tulis Ilmiah

Ganjar Andhulangi dan Mutiara Amalia Syafira berhasil menjadi juara satu dalam ajang bergengsi Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI)

Limbah Kaleng Jadi Semen Antar Dua Mahasiswa Unila Juara Karya Tulis Ilmiah

Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ide kreatif dua mahasiswa Universitas Lampung untuk memanfaatkan limbah kaleng bekas minuman menjadi semen membuahkan hasil.

Dengan idenya itu, keduanya berhasil menjadi juara satu dalam ajang bergengsi Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat nasional di Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, 20-23 Oktober lalu.

Dua mahasiswa berprestasi itu adalah Ganjar Andhulangi dan Mutiara Amalia Syafira mahasiswa program studi (Prodi) Kimia Fakultas Matematika dan IPA. Mereka berhasil menyingkirkan peserta lain dari kampus baik negeri maupun swasta seluruh Indonesia.

Ganjar yang juga presiden Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Saintek Unila mengatakan, ide pengolahan kaleng bekas menjadi semen masih dalam tahap penelitian awal. Sebab, untuk membuatnya secara massal membutuhkan waktu serta bahan yang banyak.

"Ide yang tercetus Desember 2016 lalu itu untuk membiasakan masyarakat agar menjaga lingkungan," ujar mahasiswa semester VII ini, Rabu (25/10).

Baca: Driver GoJek Wanita Diteror, Dipepet Seorang Lelaki Paksa Minta Ini

Ganjar menjelaskan, perlu campuran gabah dalam membuat semen dari kaleng bekas. Mulanya, kata Ganjar, kaleng itu dipotong kecil-kecil lalu dicampurkan gabah serta ditambahkan cairan ekstrak Natrium Hidroksida (NaOH). Kemudian campur lagi dengan larutan alumina dan silika sehingga menjadi aluminosilikat (geopolimer).

"Kemudian dibiarkan saja agak lama sehingga menjadi jelly. Kemudian untuk menggunakannya maka dicampurkan kembali dengan air seperti cara penggunaan semen pada umumnya," jelasnya.

Baca: Hidup Sebatang Kara, Nenek Niarti Bertahan Hidup dengan Air Rebusan Batu

Menurut Ganjar, LKTI di Universitas Mulawarman memang mengusung tema go green, makanya pemanfaatan limbah lingkungan seperti kaleng ini menjadi isu yang sangat seksi. Apalagi saat ini masyarakat itu banyak yang sekali yang membuang sampah secara sembarangan.

"Jika nantinya dikembangkan harapannya bisa bermanfaat bagi masyarakat terutama untuk pemberdayaan masyarakat agar go green (menjaga lingkungan)," harapnya.

Wadek III FMIPA Unila Suratman mengapresiasi prestasi yang diraih anak didiknya itu, apalagi event dari kejuaraan itu levelnya tingkat nasional. Suratman mengakui, Ganjar merupakan mahasiswa dengan segudang prestasi. "Di dalam kelas juga memang anaknya aktif dan mau belajar," ujarnya.(bayu saputra)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved