Tingginya Kasus Anak, CCC Latih Warga Keterampilan Hukum

Children Crisis Centre (CCC) Lampung mengadakan kegiatan pelatihan paralegal bagi masyarakat di Bandar Lampung

Tingginya Kasus Anak, CCC Latih Warga Keterampilan Hukum
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
hildren Crisis Centre (CCC) Lampung mengadakan kegiatan pelatihan paralegal bagi masyarakat di Bandar Lampung. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 26-27 Oktober 2017 di hotel Grand Paraba 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Children Crisis Centre (CCC) Lampung mengadakan kegiatan pelatihan paralegal bagi masyarakat di Bandar Lampung.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 26-27 Oktober 2017 di hotel Grand Paraba yang diikuti oleh masyarakat dari komunitas Panjang Selatan dan way lunik.

Menurut Manager Program Peduli-CCC Lampung Dewi Astri Sudirman, Pelatihan ini merupakan upaya peningkatan kapasitas masyarakat terkait paralegal yang dilaksanakan oleh CCC melalui program Peduli.

"Paralegal sendiri ditujukan kepada seseorang yang bukan advokat namun memiliki pengetahuan dibidang hukum, baik hukum materiil maupun hukum acara dengan pengawasan advokat atau organisasi bantuan hukum," sebutnya melalui rilis yang diterima Tribun Lampung, Jumat 27 Oktober 2017.

Dewi mengatakan, Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya kasus anak yang terjadi di komunitas yang notabene anak berasal dari keluarga tidak mampu/marginal dimana mereka memiliki kesulitan mengakses atau mendapatkan layanan bantuan hukum terlebih untuk menyewa/membayar pengacara.

"Sistem peradilan yang tidak ramah anak juga sering dialami oleh masyarakat marginal dalam melakukan upaya mendapatan keadilan bagi anak," lanjutnya.

Dewi menambahkan, Pelatihan paralegal ini bertujuan untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan dasar hukum dan hak asasi manusia (HAM), meningkatkan keterampilan masyarakat dalam upaya pendampingan kasus/advokasi berdasarkan penerapan norma-norma hukum.

"Selanjutnya paralegal yang sudah mendapatkan pelatihan juga mampu membangun jaringan/networking antar paralegal dan stage holder lainnya dalam upaya pendampingan kasus/permasalahan anak di komunitas," katanya.

Penulis: hanif mustafa
Editor: wakos reza gautama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved