Ada-ada Saja! Wanita Ini Rela Darahnya Dihisap oleh Vampir Sungguhan, Kenapa Ya?

Mereka mempercayai menghisap darah manusia bisa memberikan energi untuk hidup.

lifedeathprizes.com
Michael dan Blut 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID -- Blut (28) wanita asal Louisiana, Amerika Serikat rela darahnya dihisap oleh vampir.

Sebuah studi yang dilakukan pada 2015 oleh DJ Williams, direktur pekerja sosial di Universitas Idaho, mengatakan populasi vampir di dunia mencapai jumlah ribuan.

Mereka mempercayai menghisap darah manusia bisa memberikan energi untuk hidup.

Dilansir dari Life Death Prizes pada Senin (30/10/2017), Blut menghabiskan lebih dari 10 tahun melakukan perjalanan untuk memuaskan hawa nafsu para vampir.

"Aku selalu terpesona dengan budaya vampir sejak muda. Aku membaca buku-buku tentang vampir milik kakak dan benar-benar terpesona karenanya," ujar Blut.

Baca: Alami 5 Gejala Ini? Bisa Jadi Kamu sedang Stres, Untuk Menenangkan Diri Coba 4 Cara Berikut

Michael dan Blut
(lifedeathprizes.com)

Blut menambahkan untuk menjadi 'mangsa' kita harus memiliki pola pikir yang spesifik.

Selain itu kita harus patuh dan menikmati prosesnya.

Saat ini Blut mendapatkan 'penggemar' baru.

Michael Vachmiel (43) mengatakan darah Blut memberikan energi yang ia butuhkan untuk bertahan hidup.

Halaman
12
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved