Perjalanan Panjang Hotel Alexis Ditutup, Sempat Jadi Debat Anies-Ahok

Hotel Alexis akhirnya resmi ditutup, Senin, 30 Oktober 2017. Anies Baswedan baru saja menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta

Tayang:
Editor: wakos reza gautama
Kolase/tribunnews 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Hotel Alexis akhirnya resmi ditutup, Senin, 30 Oktober 2017. Anies Baswedan baru saja menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Di awal kepemimpinannya ini, Anies sudah melakukan pencapaian yang cukup signifikan.

Baca: 9 Fakta Eksekutor Leasing Tewas Bersimbah Darah - Fakta Nomor 4 Libatkan Perempuan PNS

Pencapaian tersebut merupakan realisasi janji kampanyenya beberapa waktu lalu.

Sebagaimana diketahui, Anies dan pasangannya, Sandiaga Uno sempat sesumbar akan melakukan penutupan terhadap Hotel Alexis.

Hotel yang terletak di Jalan RE Martadinata No 1 Ancol, Jakarta Utara tersebut memang santer disebut 'menggantikan' kawasan prostitusi Kalijodo.

Senin, 30 Oktober 2017 harusnya menjadi hari terakhir beroperasinya Hotel Alexis.

Hal tersebut menyusul tak diperpanjangnya izin usaha hotel tersebut.

Namun, dalam perjalanannya, isu tentang penutupan Hotel Alexis ini memang tak melulu mulus.

Baca: Tanggal 31 Oktober 2017 Mulai Registrasi Kartu Ponsel, Ini Solusi bagi ABG

Sejumlah unjuk rasa bahkan sempat dilakukan oleh beberapa pihak.

Lebih lanjut, dihimpun Tribunwow.com, berikut ulasan lengkapnya:

1. Janji kampanye Anies

Saat mencalonkan diri dalam Pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu, Anies menegaskan ia dan Sandi akan menutup semua tempat prostitusi.

Baca: Inilah Deretan Artis Indonesia Ketahuan Merokok, Ada yang Dikenal Kalem dan Berhijab

Nama Hotel Alexis pun muncul dalam daftar tempat yang hendak ditertibkan Anies.

"Ya, betul (Alexis)‎, kita akan tutup, semua tempat prostitusi," kata Anies usai berkampanye di Jalan Batu Ceper, Gambir, Jakarta Pusat, Senin, 16 Januari 2017, sebagaimana dikutip dari Tribunnews.

Saat itu, Anies juga menyatakan pihak-pihak yang memprotes hal tersebut bisa menempuh jalur hukum melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"Kalau protes, tuntut aja ke PTUN," tegas Anies.

2. Ahok disebut tak berani tutup Alexis

Dalam kesempatan yang sama, Anies berujar Ahok takut menutup Alexis.

Selain itu, alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) ini juga menyebut Ahok tebang pilih dalam kebijakan.

"Untuk urusan penggusuran tegas, tapi untuk urusan prostitusi Alexis lemah," kata Anies dalam debat Pilkada DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

Adapun, Ahok sendiri punya alasan yang dianggapnya kuat berkaitan dengan belum ditutupnya Alexis dalam masa pemerintahannya.

Mantan Bupati Belitung Timur tersebut menjelaskan tidak ada transaksi narkotika yang menyebabkan Alexis kemudian harus ditutup paksa.

"Saya katakan tempat hiburan mana pun, apalagi narkoba, dua kali saja ketangkep ada yang make pasti saya tutup, Itu jelas," ucap Ahok di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Senin, 16 Januari 2017 sebagaimana diberitakan Tribunnews.

3. Harapan pelaku usaha hiburan malam

Berkaitan dengan penutupan Alexis, para pemilik usaha hiburan malam di Jakarta menyatakan harapannya.

Para pengusaha pun berharap Anies dan Sandi bisa merangkul dan membina mereka.

Pengusaha tempat hiburan malam ini pun beranggapan aturan yang berlaku cenderung menjebak.

"Pasal 99 Perda Nomor 6 Tahun 2015 itu jadi mainan oknum kepolisian dan tidak ada Pergub yang mengaturnya. Mau ada satu atau dua (narkoba), dari siapapun, tempat (hiburan) itu tutup. Sementara dampak sosialnya orang enggak lihat, semua pengangguran, orang yang kerja," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta Gea Hermansyah saat berbincang dengan Kompas.com, Selasa, 10 Oktober 2017 malam.

4. Anggota ormas segel Alexis tagih janji Anies-Sandi

Kamis, 19 Oktober 2017, serangkaian aksi dilakukan oleh sejumlah anggota ormas.

Baca: Pria Asal Mesuji Bacok Kerabat Hingga Tewas karena Halusinasi

Aksi itu dilangsungkan di depan Hotel Alexis.

Dijelaskan Ketua Forum Masyarakat Jakarta Utara Mohammad Yusuf, aksi itu ditujukan untuk menuntut pemerintah agar lantai tujuh Hotel Alexis ditutup.

"Kita mau mengingatkan janji Mas Anies agar tempat maksiat sebagaimana Kalijodo dengan mudah dibubarin. Masa ini, tidak bisa ditutup yang lantai tujuhnya. Lantai tujuh saja sisanya mah hotel jalan terus," ujar Mohammad saat dikonfirmasi wartawan, Selasa, 17 Oktober 2017, sebagaimana diberitakan Tribunnews.

"Kita mau segel secara simbolis," ujar Mohammad.

5. Pembelaan Anies

Berkaitan dengan beragam desakan yang muncul terkait penutupan Alexis, Anies kemudian menyebut dirinya tak perlu didesak.

Baca: Kim Joo Hyuk Tewas Dalam Kecelakaan, Mengerikan Kondisi Mobilnya, Lihat Fotonya

"Tidak perlu didesak," kata Anies, kepada wartawan, Kamis, 26 Oktober 2017.

Saat itu, dijelaskannya, rencana penutupan Alexis memang sudah diagendakan.

"Itu rencana kok. Sudah dong (dibahas)" tambahnya.

Sebelumnya, Anies juga sudah menyatakan jika nantinya akan ada kejutan terkait Alexis.

"Nanti, kejutan," ujar dia kala ditemui di Balaikota, Rabu, 25 Oktober 2017 sebagaimana dikutip dari Tribunnews.

6. Alexis ditutup

Senin, 30 Oktober 2017 harusnya menjadi hari terakhir Hotel Alexis beroperasi.

Baca: Ngaku Keponakan Kapolri, Titin Hendiko Raup Rp 1,7 Miliar, Polisi Ungkap Modusnya

Hal tersebut lantaran izin usaha hotel tersebut tak diperpanjang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Hal ini dibenarkan langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP DKI Jakarta, Edy Junaedi.

Dijelaskannya, izin usaha Hotel Alexis sudah berakhir per September 2017 lalu.

"Saya juga sudah laporkan ke gubernur soal tak diperpanjangnya izin usaha Hotel Alexis," kata Edy ketika dihubungi Wartakotalive.com, Senin, 30 Oktober 2017 siang.

"Sebuah usaha kan tak akan bisa berjalan tanpa izin usaha," jelasnya lagi.

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul "Jalan Panjang Kisruh Hotel Alexis, Dulu Jadi Bahan Debat Ahok-Anies Kini Ditutup Pemprov DKI"

Sumber: TribunWow.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved