Gadis Lugu Desa Ditawari Kerja di Rumah Makan, Tak Tahunya Malah Dijual ke Muncikari

Satinah (40) dan Suwito Saputra menjual gadis muda ke eks lokalisasi dijadikan pekerja seks komersial (PSK)

Gadis Lugu Desa Ditawari Kerja di Rumah Makan, Tak Tahunya Malah Dijual ke Muncikari
Tribunlampung.co.id/Muhammad Heriza
terdakwa perdagangan orang 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Satinah (40) dan Suwito Saputra dituntut pidana penjara selama 14 tahun penjara. Keduanya menjual gadis muda ke eks lokalisasi dijadikan pekerja seks komersial (PSK).

“Menuntut kedua terdakwa dengan pidana penjara selama 14 tahun , dikurangi selama kedua terdakwa menjalani masa penahanan,” ujar jaksa penuntut umum Mustika, saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis, 2 November 2017.

Baca: Lakalantas di Jl Dr Susilo, Kholidah Kuatkan Hati dengan Peluk Bayinya yang Usia 4 Bulan

Selain itu, kedua terdakwa asal Banyumas Jawa Tengah dan asal Panjang, Bandar Lampung tersebut, juga dibebankan untuk membayar denda sebesar Rp 600 juta, subsidair 6 bulan kurungan.

Peristiwa tersebut, berawal pada Selasa, 9 Mei 2017. Terdakwa Satinah dihubungi oleh terdakwa Suwito dan Ica (DPO) untuk mencarikan orang agar bekerja di kafenya yang berada di eks lokalisasi Pemandangan, Panjang.

Terdakwa menyetujui karena diberi imbalan uang sebesar Rp1 juta per satu orang.

KemudianSatinah menemui korban bernama M di Banyumas, Jawa Tengah. Korban ditawari bekerja di rumah makan Tangerang dengan gaji Rp3 juta.

Bukannya dibawa ke Tangerang, M malah dibawa ke kafe milik terdakwa Suwito yang terletak di Panjang, Bandar Lampung.

Satinah kembali merekrut kembali 3 perempuan, masing-masing bernisial N, A, O.

Modusnya sama diiming-imingi bekerja di kafe. Satinah kembali membawa ketiganya menuju Lampung.

Ketiga korban adalah warga Banyumas, Jawa Tengah.

Kasus ini terungkap, setelah salah satu korban berhasil melarikan diri dari rumah terdakwa Suwito, lalu melapor ke Mapolsek Panjang.

Penulis: Muhammad Heriza
Editor: wakos reza gautama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved