Menteri Budi Bilang Biaya Buat SIM A Umum Rp 120 Ribu, tapi Sopir Taksi Ungkap Fakta Mengejutkan

Menteri Budi Karya Bilang Biaya Buat SIM A Umum Baru Rp 120 Ribu, tapi Sopir Taksi Ungkap Fakta Mengejutkan

Menteri Budi Bilang Biaya Buat SIM A Umum Rp 120 Ribu, tapi Sopir Taksi Ungkap Fakta Mengejutkan
(Kompas.com/Sherly Puspita)
Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Samadi saat menyambangi Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Daan Mogot, Jakarta Barat, Sabtu (11/11/2017). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Kasi Satpas SIM Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar menginformasikan, biaya PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) untuk pembuatan SIM A Umum baru adalah sebesar Rp 120.000.

Sementara untuk perpanjangan SIM A Umum sebesar Rp 80.000.

Baca: Keras dan Tekel Horor Bikin Pemain Eks Liga Inggris Ingin Segera Minggat dari Liga Indonesia

Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Samadi menilai biaya yang harus dikeluarkan tersebut sangatlah terjangkau.

"Biayanya murah. Bikin SIM A Umum baru hanya Rp 120.000, perpanjangan Rp 80.000. Saya imbau pengemudi taksi online segera urus peningkatan SIM ini," kata Budi di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat, Sabtu (11/10/2017).

Namun, beberapa pengemudi taksi online yang ditemui di lokasi yang sama justru mengeluhkan besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan pengurusan SIM itu.

Baca: Ngeri, Mobil Pribadi Sapu 3 Pengendara Sepeda Motor di Lampu Merah, Lihat Videonya di Sini

"Kan harus ada tes kesehatan, lalu tes psikologi, masih harus cari sertifikat pelatihan. Kalau ditotal bisa habis Rp 700.000 lebih buat ngurus SIM A umum," kata Ketua Koperasi PPRI (Perkumpulan Pengusaha Rental Indonesia), Ponco Seno.

Hal yang sama dikeluhkan seorang pengemudi taksi online bernama Fadli. Pria berusia 23 tahun ini mengaku telah dua tahun menjadi pengemudi taksi online dan hendak mengurus peningkatan SIM-nya.

"Kan ada disuruh bayar di BRI itu Rp 50.000 lalu bayar SIM-nya Rp 120.000, lalu ada tes kesehatan, psikologi. Kayaknya bisa habis Rp 700.000-an," kata dia.

Halaman
12
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved