UMK Lampura 2018 Diusulkan Naik 9,27 Persen

Usulan Upah Minimum Kabupaten(UMK) Lampura yang akan diajukan ke Dewan Pengupahan Provinsi Lampung.

UMK Lampura 2018 Diusulkan Naik 9,27 Persen
NET
Upah Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Pemerintah kabupaten Lampung Utara mengusulkan upah minimum kabupaten sebesar Rp 2.100.000.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaketrans) Lampung Utara (Senin(6/11) lalu menggelar rapat bersama Dewan Pengupahan Lampura mengadakan sidang pembahasan usulan Upah Minimum Kabupaten(UMK) Lampura yang akan diajukan ke Dewan Pengupahan Provinsi Lampung.

Baca: Demi Uang Pensiun, Pemuda Ini Nekat Nikahi Tantenya Sendiri, yang Terjadi Selanjutnya Tragis

Saat ini untuk prosesnya masih dalam tahap pengajuan. Saat ini pengajuan itu sudah dikirim ke Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara. Dalam rapat tersebut diketuai oleh Edward bersama 14 anggota lainnya."

Setelah menampung saran dan usulan dari Dewan Pengupahan Lampura lanjut Turhamun, maka atas dasar masyarakat dan mufakat serta memperhatikan kelangsungan hidup perusahaan dan pertimbangan hajat hidup pekerja.

Maka dengan pertimbangan kuasa Dewan Pengupahan Lampura merekomendasikan kepada Bupati untuk mengusulkan kepada Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo untuk mengusulkan UMK baru Kabupaten Lampura tahun 2018 sebesar Rp 2.100.000 atau naik 9,27 persen dari tahun sebelumnya 1.921.670 UMK tahun 2017."Naiknya 9,27 persen atau diuangkan sebesar Rp 178.330.

Kalau tahun lalu 9 persen naiknnya UMK Lampura,"jelas Kasie Norma Kerja, Turhamun, Disnakertrans Lampura, Minggu (12/11).

Baca: Memutuskan Jadi Seorang Vegetarian, Ini yang Dirasakan Sophia Latjuba

Ditambahkan Turhamun, hasil rapat tersebut sudah disetujui dan ditandatangani oleh semua pihak. Saat ini pihaknya sedang menunggu turunnya pengajuan yang diajukan ke Bupati Lampura.

Setelah turun akan disampaikan ke Gubernur Lampung dan setelah ditetapkan keluar SK baru akan dibagikan ke 128 Perusahaan yang ada di Bumi Ragem Tunas Lampung."Untuk tahun lalu tidak ada kendala. Semua perusahaan mematuhi SK yang kita bagikan untuk menaikkan UMK tersebut," tukasnya.

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved