Polisi dan Jaksa Ternyata Juga Jadi Korban Perumahan Bodong. Mengapa Bisa Terjadi

Polisi dan Jaksa ternyata juga jadi korban perumahan bodong. Mengapa bisa terjadi.

www.shutterstock.com
Ilustrasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Polisi dan Jaksa ternyata juga jadi korban perumahan bodong. Mengapa bisa terjadi.

Baca: Hebat! Gadis Remaja Ini Malah Tantang Sang Pacar Sebar Foto Mesumnya, Begini Percakapannya

Baca: Suami Murka saat Pergoki Istri Selingkuh dengan Mantan Terindah di Mal, Inilah Detik-detik Kejadian

Aparat kepolisian masih terus mendalami kasus dugaan penipuan konsumen perumahan yang melibatkan PT Patala Global Perdana.

Hingga kini, polisi masih terus membuka kesempatan para korban untuk melapor.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Komisaris Harto Agung Cahyono mengatakan, kasus investasi bodong PT Patala terus bergulir.

Bahkan, saat ini sudah ada 25 laporan terkait masalah yang membelit Direktur Utama PT Patala Hendra Agung Putra.

"(Penyelidikan) masih jalan terus, sudah ada 25 laporan yang masuk," sebut Harto melalui sambungan telepon, Minggu (3/12).

Harto menjelaskan, dari 25 laporan tersebut ada korban yang berprofesi sebagai jaksa dan polisi.

Menurut dia, berkas perkara Hendra Agung Putra sedang dalam tahap penelitian Jaksa Kejaksaan Negeri Bandar Lampung.

Halaman
12
Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved