Petani Asal Bandar Lampung Jadi Kurir Sabu, Alasannya Sungguh Tak Diduga

Petani Asal Bandar Lampung Jadi Kurir Sabu, Alasannya Sungguh Tak Diduga.............

Petani Asal Bandar Lampung Jadi Kurir Sabu, Alasannya Sungguh Tak Diduga
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
tersangka narkoba 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Demi memenuhi kebutuhan kedua anaknya, warga Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, jadi kurir sabu.

Pria ini bernama Rudiansyah (34), yang berkerja sebagai petani.

Baca: Talak Salma via Telepon, Sunan Kalijaga Ngamuk ke Taqy Malik. Mana Janjimu!

Menurut Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung Kompol Indra Herlianto, Rudiansyah ditangkap saat hendak mengantar sabu kepada pemesannya di Jalan Minak Pengantin, Sukarame, Bandar Lampung, Minggu malam 17 Desember 2017.

"Penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat, ada penyalahguna narkoba," tutur Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung Kompol Indra saat ditemui di Polresta Bandar Lampung, Senin 18 Desember 2017.

Masih kata dia, begitu tahu adanya penyalahgunaan di Jalan Minak Pengantin, Sukarame, Bandar Lampung, pihaknya langsung melakukan pengintaian.

"Sekitar pukul 21.00 wib, ada orang yang mencurigakan menggunakan sepeda motor, kami hentikan," ujarnya.

Saat digeledah, lanjut dia, ternyata ditemukan satu kotak rokok didashboard motor yang berisikan dua paket kecil sabu-sabu.

"Saat ditanya, ngakunya dia hanya mengantarkan barang tersebut ke pemesannya," tuturnya.

Baca: Isu Tunangan dengan Iwan Gunawan, Ah! Reaksi Ayu Ting Ting Bikin Penasaran

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung Kompol Indra menambahkan, tersangka akan dijerat pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35, tahun 2009 tentang narkotika.

"Dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun," pungkasnya.

Sementara itu, Rudiansyah mengaku nekat jadi kurir demi memenuhi kebutuhan keluarga, khususnya anaknya.

"Baru dua kali ngantar, buat tambahan hidup, ambilnya dari MN tinggalnya di Sukarame, Bandar Lampung, dapat ongkos Rp 200 ribu tiap antar," tutupnya.

Penulis: hanif mustafa
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved