Tergiur Keuntungan, Kernet Bus Beralih dari Pengguna Jadi Pengedar Sabu

Sebelum terjun ke bisnis haram, kenek bus RBU jurusan Lampung- Jakarta telah mengenal sabu sejak tahun 2010

Tergiur Keuntungan, Kernet Bus Beralih dari Pengguna Jadi Pengedar Sabu
Tribunlampung/Hanif
Kernet bus bisnis sabu 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebelum terjun ke bisnis haram, kenek bus RBU jurusan Lampung- Jakarta telah mengenal sabu sejak tahun 2010.

Selama mengenal barang haram tersebut Bambang Santoso alias Bembeng (30) mulai tergiur dengan keuntungan yang didapat dengan berjualan sabu.

Baca: Oknum Polisi Polres Pesawaran Pukul dan Gigit Kapolsek Kedaton

Akhirnya Bembeng nekat berdagang sabu tahun 2017 ini. Dengan modal nekat dia membagi 1,99 gram menjadi 8 paket.

"Awalnya saya pemakai, kemudian saya coba-coba beli kemudian saya paketin untuk mencari keuntungan," ujar Bembeng, Rabu 20 Desember 2017.

Warga Negeri Sakti Pesawaran ini, menjual setiap paket hemat sabu sebesar Rp 150 ribu ke pelanggannya.

"Ya saya bagi ke delapan paket, setiap paket saya jual Rp 150 ribu," pungkasnya.

Demi memenuhi kebutuhan anak semata wayangnya, kernet bus RBU jurusan Lampung Jakarta belajar berbisnis sabu.

Akibatnya, kernet yang bernama Bambang Santoso alias Bembeng (30) harus berurusan dengan Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung.

Bembeng pun mengaku terpaksa menjalani bisnis haram tersebut lantaran terdesak kebutuhan ekonomi.

Baca: Perkenalkan Varian Baru Queen Apple, Joged Ala Farah Quinn Malah Bikin Netizen Salfok

"Saya tulang punggung, buat biaya anak saya, apalagi udah sekolah jadi biaya makin banyak," ujarnya saat di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu 20 Desember 2017.

Bembeng mengungkapkan, setelah berkeluarga bekerja sebagai kenek uangnya tidak cukup untuk kebutuhan.

"Ya kecil hasilnya kalau cuman ngandelin jadi kenek, makanya saya coba-coba cari untung di jualan sabu," pungkasnya.

Penulis: hanif mustafa
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved