BREAKING NEWS LAMPUNG

Polisi Duga Korban Nekat Akhiri Hidup Karena Kejiwaannya Terganggu

Korban nekat mengakhiri hidupnya, lanjut Bismark, dikarenakan kejiwaan korban terganggu.

Polisi Duga Korban Nekat Akhiri Hidup Karena Kejiwaannya Terganggu
Tribunlampung/Riza
Polisi mendatangi tempat kejadian perkara 

Laporan Reporter Tribun Lampung Muhammmad Heriza

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kapolsek Kedaton Komisaris Bismark mewakili Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar Murbani Budi Pitono, membenarkan peristiwa penemuan mayat pemuda tergantung diatas pohon.

"Iya benar, polisi sudah mendatangi lokasi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban yang tergantung dari atas pohon," tutur Bismark kepada Tribunlampung.co.id, Jumat, 23 Desember 2017.

Baca: Jasad Iqbal Dibiarkan Menggantung 3 Jam, Warga Tak Sanggup Evakuasi Karena Hal Ini

Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan melihat jasad tubuh korban, Bismark mengatakan, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda luka kekerasan ditubuh korban.

Baca: Kakek Ini Terbangun Cari Cucunya, Saat di Belakang Kaget Temukan Hal Ini di Atas Pohon

"Dugaan polisi sementara, korban nekat dan memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, " bilangnya

Korban nekat mengakhiri hidupnya, lanjut Bismark, dikarenakan kejiwaan korban terganggu, kemudian korban juga pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa, Provinsi Lampung.

"Informasi dari keluarganya, sebelumnya korban sempat hendak bunuh diri, namun berhasil digagalkan keluarganya di OKU, Sumsel," sebutnya

Menurut Bismark, jenazah korban tidak dibawa dan tidak di visum ke RSUAM. Sebab, pihak keluarga sudah ikhlas atas kepergian korban, sehingga pihaknya tidak memberikan izin jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit.

"Jenazah korban tidak dikebumikan di Bandar Lampung, tapi dikebumikan tempat orangtuanya, di Blitang, OKU, Sumsel, " katanya jenazah korban saat sudah dibawa dan sedang dalam perjalanan menuju Sumsel.

"Jenazahnya sudah diberangkatkan tadi, selesai pihak keluargangya tanda tangan dan membuat pernyataan berita acara," imbuhnya

Warga Kelurahan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, Jumat, 23 Desember 2017, Shubuh mendadak gempar.

Warga setempat digegerkan dengan penemuan mayat sesosok mayat pemuda tergantung diatas pohon sukun dengan seutas tali tambang.

Jenazah tersebut, diketahui bernama Iqbal bin Nahrowi (22), warga Blitang, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel).

Penulis: Muhammad Heriza
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved