Overdosis Obat Kuat, Pria 53 Tahun Tewas Seusai Bercinta dengan Selingkuhan
Sebelum meninggal, korban diketahui masuk ke kamar dengan seorang perempuan berinisial JN.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMONGAN - Seorang pria berumur 53 tahun berinisial WO, warga Desa Sekarbagus, Kecamatan Sugiyo, Kabupaten Lamongan, Selasa (2/1/2018) ditemukan tak bernyawa di salah satu hotel di Jl Panglima Sudirman, Lamongan.
Pria itu meninggal dunia diduga karena overdosis obat kuat.
Sebelum meninggal, korban diketahui masuk ke kamar dengan seorang perempuan berinisial JN. Perempuan 44 tahun itu masih tinggal di RW yang sama dengan WO di desanya.
Diduga pula, mereka adalah pasangan selingkuh. Sebabnya, masing-masing sebenarnya sudah punya keluarga.
Informasi yang dihimpun, keduanya check in di hotel sekitar pukul 11.00. Menurut pengakuan JN, selama di dalam kamar, mereka bercinta.
JN juga mengaku bahwa sebelum melakukan hubungan badan, pasangan selingkuhnya itu menenggak obat kuat.
Kepada polisi, JN juga mengatakan bahwa setelah bercinta, WO bernafas lebih cepat, tersengal-sengal, seolah jantungnya dipacu lebih keras.
Hingga akhirnya, pria itu terbujur tak bernyawa meninggalkan JN yang hanya bisa diam ketakutan. Selanjutnya, perempuan itu melaporkan ke petugas hotel.
Informasi ini kemudian dilaporkan ke polisi.
Polisi dari Polres Lamongan lalu mengevakuasi jenazah WO dan membawa JN ke Polres Lamongan untuk menjalani pemeriksaan.
Sayangnya, selama menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Unit I Pidana Umum Sat Reskrim Polres Lamongan, JN tidak kooperatif.
Dia lebih banyak diam di sudut ruangan sambil menutupi wajahnya dengan kerudung putih.
"Pulang Pak, pulang," pinta JN pada penyidik.
Namun untuk proses penyelidikan, JN tetap harus mengikuti proses pemeriksaan.
Sampai berita ini ditulis, JN masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi.(surya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/obat-kuat_20180102_233616.jpg)