Presiden PKS Ajak "Naga Bonar" Minum Kopi

Presiden PKS Sohibul Iman mengundang Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar minum kopi bersama.

Presiden PKS Ajak
KOMPAS.com/ESTU SURYOWATI
Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman di sela-sela halal bihalal Fraksi PKS DPR RI di Jakarta, Selasa (25/7/2017). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Presiden PKS Sohibul Iman memastikan perdebatan tentang kontrak politik Pilgub Jawa Barat 2018 sudah selesai. Perdebatan itu mencuat menjadi tweet war antara Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid dengan Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar. Untuk menegaskan selesainya perdebatan itu, Sohibul mengundang Deddy Mizwar untuk minum kopi bersama.

"Sudah selesai. Sudah clear," ujar Sohibul saat berbincang dengan awak media di Hotel Aston Priority, Jakarta Selatan, Selasa (2/1). "Kalau waktu dia luang, saya akan ngopi dengan dia," imbuhnya.

Hidayat lewat akun Twitter @hnurwahid menyinggung kontrak politik Deddy Mizwar dengan Partai Demokrat untuk mendukung balon presiden atau wakil presiden dari Demokrat pada Pilpres 2019. Menanggapi itu, Deddy Mizwar menghubungi Sohibul dan mempertanyakan sikap Hidayat. Pemeran film "Naga Bonar" ini bingung dengan pernyataan Hidayat yang mempermasalahkan pakta integritas antara dirinya dengan partainya, Demokrat.

"Nggak tahu saya apa yang dipermasalahkan. Yang mempermasalahkan, bukan saya. Tanya saja ke yang mempermasalahkan," katanya di Bandung, Senin (1/1) malam.

Deddy Mizwar menilai, sebagai kader Demokrat, sangat wajar dirinya mendukung balon presiden dari Demokrat. Hal itu pun menjadi salah satu syarat dukungan Demokrat kepada dirinya dalam Pilgub Jabar 2018. Ketika tokoh PKS mempermasalahkan dukungannya kepada balon presiden dari Demokrat, Deddy Mizwar heran. "Mungkin dia berpikirnya, saya ini kader PKS," ujarnya. (tribunnetwork/kps/yog)

Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved