BREAKING NEWS LAMPUNG

Begini Cara Kapolsek Kedaton Selesaikan Pokbal vs Gojek

Ia juga mengimbau perwakilan Gojek dan Pokbal menyelesaikan permasalahan ini di Mapolsek Kedaton.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
tribunlampung/hanif
Mediasi driver Gojek dan Pokbal di Mapolsek Kedaton, Kamis (4/1/2018). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Perseteruan antara Pokbal dan Gojek berlanjut ke Mapolsek Kedaton. Dengan difasilitasi Kapolsek Kedaton Kompol Bismark, kedua kubu melakukan mediasi, Kamis (4/1/2018).

Sebelumnya, perselisihan pendapat antara Pokbal dan Gojek terjadi di Rumah Makan Musi Raya, Jalan ZA Pagar Alam, Rajabasa. Namun, ratusan massa semakin membeludak di lokasi.

Baca: Pokbal vs Gojek Ternyata Dipicu Masalah Ini

Kondisi itu memicu kemacetan. Akhirnya, petugas Polsek Kedaton pun datang untuk membubarkan massa.

Kapolsek Kedaton Kompol Bismark mengatakan, anggotanya meminta massa untuk membubarkan diri. Ia juga mengimbau perwakilan Gojek dan Pokbal menyelesaikan permasalahan ini di Mapolsek Kedaton.

Baca: BERITA FOTO: Kapolsek Kedaton Mediasi Perseteruan Gojek-Pokbal

"Ya tadi anggota saya minta massa bubar. Karena memang kondisi sudah tidak kondusif, maka harus dilakukan mediasi," tuturnya.

Bismark menambahkan, dalam mediasi Gojek meminta tidak ada lagi aksi pembubaran secara paksa oleh Pokbal. Terutama kepada driver Gojek yang sedang beristirahat.

"Jadi Gojek meminta agar Pokbal tidak lagi melakukan pembubaran paksa. Gojek menginginkan kebersamaan," ungkap Bismark.

Sedangkan Pokbal, lanjutnya, meminta driver Gojek untuk bergabung dalam organisasi bernama Famili 1 Jaya.

"Tapi pihak Gojek tidak terima, karena mengajak bergabungnya itu secara paksa. Paksanya ini seperti membubarkan tempat-tempat mangkal Gojek," sebutnya.

Oleh sebab itu, Bismark meminta semua pihak tidak lagi melakukan aksi memprovokasi kericuhan. Kalau ada keributan lagi, ia dengan tegas akan membawanya ke ranah hukum.

"Kalau ada masalah, diselesaikan dengan musyawarah di kantor agar semua aman dan nyaman," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved