Misterius, di Jenazah Wanita Bercadar di Halaman Masjid Tertulis Pesan Begini

Temuan jenazah yang memakai cadar di halaman masjid menyisakan misteri.

Editor: Safruddin
Surya.co.id
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KEDIRI - Beragam spekulasi bermunculan terkait penyebab tewasnya wanita bercadar.
Jenazah wanita ini ditemukan tergeletak di pelataran Masjid Masjid Anas Bin Faadolah Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Kamis (4/1/2018).

Adapun kejanggalan penemuan mayat tersebut adalah ditemukannya sepucuk surat yang berisi pesan dari pelaku untuk memperlakukan jenazah sesuai syariat islam.

Baca: VIDEO: Angin Puting Beliung Hantam Metro

Sosok misterius itu juga berpesan dalam tulisan agar tidak mencari tahu siapa dia.

Disisi lain, pada jasad mayat wanita setengah baya ini masih lengkap mengenakan perhiasan cincin dan kalung emas.
Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat perempuan bercadar di sebuah masjid di Kabupaten Kediri, Kamis (4/1/2018).
Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat perempuan bercadar di sebuah masjid di Kabupaten Kediri, Kamis (4/1/2018). (surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni)

Namun, sebenarnya apa yang mendasari motif dari pelaku yang diduga sengaja membuang jasad wanita malang tersebut di kawasan masjid.

Semuanya itu masih menjadi tanda tanya besar.

Baca: Lagi Rame! Video Ustaz Bachtiar Nasir Minum Kencing Unta Jadi Perdebatan Halal Haram

 

Bahkan hingga kini penyebab kematian korban masih misterius.

Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Hanif Fatih Wicaksono mengatakan dalam kasus penemuan mayat, pihaknya mendapatkan sebuah petunjuk yang mengarah terhadap identitas korban.

"Tunggu hasil proses otopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban," kata AKP Hanif Fatih Wicaksono kepada Surya, Kamis (4/1/2018).

Baca: Foto Bareng Kekasih, Bagian Tubuh Ariel Tatum Ini Mengecil Hingga Buat Netizen Salfok

Hanif menjelaskan masih fokus untuk mencari identitas dari korban sehingga dapat memudahknya untuk mengejar pelakunya.

"Pasti kalau identitas sudah ditemukan akan lebih mudah menangkap pelakunya," jelasnya. (*)

 
 

 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved